Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar

Newswire
Newswire Minggu, 08 November 2026 13:27 WIB
Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar

Tenaga Kerja. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang atau bertambah sekitar 3.360 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Plt. Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan kondisi ketenagakerjaan di DIY mengalami perbaikan. Data itu diperoleh berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026.

"Sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk bekerja, tingkat pengangguran terbuka (TPT) DIY pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,33 persen, turun dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 3,46 persen," kata Endang dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Endang, penurunan TPT secara keseluruhan tidak terjadi merata jika dilihat berdasarkan jenis kelamin. TPT laki-laki turun dari 3,88 persen menjadi 3,54 persen, sedangkan TPT perempuan justru meningkat dari 2,94 persen menjadi 3,08 persen.

Pengangguran di Perkotaan DIY Lebih Tinggi

BPS DIY juga mencatat perbedaan tingkat pengangguran berdasarkan wilayah tempat tinggal. Pada Agustus 2026, TPT di wilayah perkotaan mencapai 3,71 persen, lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan yang sebesar 2,13 persen.

"Sedangkan berdasarkan wilayah tempat tinggal, TPT perkotaan tercatat sebesar 3,71 persen, lebih tinggi dibandingkan TPT perdesaan yang sebesar 2,13 persen," ujar Endang.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, tiga lapangan usaha dengan kontribusi terbesar adalah pertanian, perdagangan, dan industri. Sektor pertanian menyerap 19,35 persen penduduk bekerja, disusul perdagangan sebesar 18,42 persen dan industri sebanyak 16,30 persen.

Sementara itu, sektor akomodasi dan makan minum juga mengalami peningkatan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Porsinya naik dari 11,00 persen pada Agustus 2025 menjadi 11,57 persen pada Agustus 2026.

Panen Raya dan Pariwisata Dorong Aktivitas Ekonomi

Endang menjelaskan perkembangan pasar tenaga kerja DIY turut dipengaruhi dinamika aktivitas ekonomi di sejumlah sektor. Di bidang pertanian, misalnya, terjadi panen raya beberapa komoditas tanaman pangan dan hortikultura, termasuk bawang merah, selama periode Juni hingga Agustus 2026.

Selain itu, perluasan budidaya tembakau varietas Grompol mencapai lebih dari 90 hektare. Lahan tersebut tersebar di Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul.

"Selain itu, perluasan budidaya tembakau varietas Grompol mencapai lebih dari 90 hektare yang tersebar di Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. Aktivitas pariwisata yang menggeliat juga memberikan dorongan bagi lapangan usaha akomodasi dan makan minum," kata Endang.

Perkembangan aktivitas pariwisata tersebut sejalan dengan meningkatnya kontribusi sektor akomodasi dan makan minum terhadap penyerapan tenaga kerja. Adapun sektor pertanian, perdagangan, dan industri masih menjadi tiga lapangan usaha dengan porsi pekerja terbesar di DIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online