UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (8/7/2026). Secara umum, kondisi cuaca diprediksi cerah di sebagian besar wilayah sejak pagi hingga siang hari, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi perubahan cuaca pada sore hingga malam.
Cuaca yang relatif bersahabat ini menjadi kabar baik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Meski demikian, dinamika atmosfer di musim kemarau basah masih memungkinkan terjadinya hujan ringan secara lokal, terutama di wilayah dengan kontur geografis perbukitan.
Di Kabupaten Kulonprogo, cuaca diprakirakan cerah dengan suhu berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 59 hingga 92 persen. Kondisi ini cukup nyaman untuk aktivitas luar ruang, meski warga tetap disarankan menjaga hidrasi di siang hari.
Wilayah Sleman juga diprediksi mengalami cuaca cerah sepanjang hari. Suhu udara berada di kisaran 21 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 48 hingga 87 persen. Area ini cenderung lebih sejuk pada pagi hari, namun suhu akan meningkat menjelang siang.
Sementara itu, Bantul diprakirakan memiliki karakter cuaca yang hampir serupa. Suhu udara berada di rentang 21 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 57 hingga 94 persen. Tingkat kelembapan yang cukup tinggi berpotensi menimbulkan rasa gerah, terutama pada siang hingga sore hari.
Untuk wilayah Kota Jogja, cuaca diprediksi cerah dengan suhu sedikit lebih hangat, yakni antara 22 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 46 hingga 88 persen. Aktivitas perkotaan diperkirakan berjalan lancar tanpa gangguan cuaca signifikan.
Adapun di Gunungkidul, cuaca juga diprakirakan cerah dengan suhu 21 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan 54 hingga 91 persen. Meski dominan cerah, wilayah ini tetap berpotensi mengalami perubahan cuaca cepat pada sore hari.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca di DIY saat ini tergolong dinamis. Perubahan cuaca dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada masa peralihan musim. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas harian.
Selain itu, warga juga disarankan membawa perlengkapan pendukung seperti payung atau jas hujan ringan sebagai langkah antisipasi. Dengan kesiapsiagaan yang baik, aktivitas tetap dapat berjalan lancar meskipun terjadi perubahan cuaca mendadak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah kabar yang beredar di media sosial.
Pemerintah tambah 1.500 personel TNI, enam helikopter, OMC, pompa dan bor air untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.