Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
KA Prameks tiba di Stasiun Yogyakarta, Rabu (18/3/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) rute Jogja–Kutoarjo pada Rabu (8/7/2026) kembali menjadi incaran masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat dan bebas macet. Di tengah kepadatan lalu lintas jalan raya, Prameks tetap menjadi pilihan favorit karena efisien, terjangkau, dan tepat waktu.
Sejak pagi hari, aktivitas di Stasiun Tugu Jogja maupun Stasiun Kutoarjo tampak ramai oleh penumpang. Kereta komuter ini banyak dimanfaatkan oleh pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha yang mengandalkan mobilitas harian antarwilayah. Konsistensi jadwal dan waktu tempuh yang relatif stabil menjadi alasan utama tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini.
Berikut jadwal lengkap keberangkatan KA Prameks rute Jogja–Kutoarjo yang bisa dijadikan panduan perjalanan hari ini:
Dari Stasiun Tugu Jogja:
06.40 WIB
11.50 WIB
15.15 WIB
16.20 WIB
18.05 WIB
Dari Stasiun Kutoarjo:
05.10 WIB
09.05 WIB
13.19 WIB
16.50 WIB
18.45 WIB
Pilihan jadwal yang tersebar dari pagi hingga sore hari memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan, baik untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun aktivitas lainnya.
Jalur Jogja–Kutoarjo dikenal memiliki mobilitas yang cukup tinggi di wilayah selatan Jawa. Pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pendidikan di kedua wilayah membuat kebutuhan akan transportasi yang cepat dan andal semakin meningkat. Dalam kondisi tersebut, Prameks hadir sebagai solusi yang mampu menjawab kebutuhan perjalanan harian masyarakat.
Selain itu, tarif yang relatif terjangkau menjadikan kereta ini semakin diminati berbagai kalangan. Dibandingkan moda transportasi darat lainnya, Prameks menawarkan kepastian waktu tanpa risiko terjebak kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Namun, tingginya minat penumpang juga membuat tiket Prameks kerap cepat habis, khususnya pada jam berangkat pagi dan sore. Untuk mengantisipasi hal tersebut, penumpang disarankan melakukan pemesanan lebih awal melalui aplikasi resmi KAI, datang lebih cepat ke stasiun, serta mempertimbangkan memilih jadwal di luar jam padat.
Di sisi lain, penggunaan kereta komuter seperti Prameks juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Moda transportasi berbasis rel dinilai lebih efisien dalam menekan emisi kendaraan pribadi, sehingga mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan di kawasan Jogja dan sekitarnya.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Prameks tetap menjadi andalan masyarakat dalam menunjang aktivitas harian. Praktis, hemat, dan tepat waktu menjadikan kereta ini sulit tergantikan sebagai moda transportasi utama di jalur Jogja–Kutoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.