TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 15 September 2026 05:07 WIB
TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga

Workshop Penulisan Press Release yang digelar Sanggar Bocah Jetis di Padukuhan Jetis, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, Minggu (13/9/2026).

Harianjogja.com, SLEMAN — Gerakan literasi di Kabupaten Sleman didorong berkembang lebih jauh, bukan sekadar mengajak masyarakat membaca dan menulis, tetapi juga mampu menghasilkan informasi yang menarik serta menyuarakan berbagai potensi di lingkungan sekitar.

Dorongan tersebut mengemuka dalam Workshop Penulisan Press Release yang digelar Sanggar Bocah Jetis di Padukuhan Jetis, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, Minggu (13/9/2026). Kegiatan itu diikuti 35 pegiat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman.

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Totok, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kemampuan menulis memiliki peran strategis bagi keberlanjutan gerakan literasi. Menurutnya, tulisan tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga dapat membangun citra, menyampaikan gagasan, sekaligus memperluas pengaruh sebuah gerakan sosial.

“Bahasa bukan sekadar mewakili realitas yang ada, melainkan mampu membentuk dan mewakili masa depan dari gerakan itu sendiri,” ungkap Totok.

Ia menilai banyak kegiatan dan gagasan dari komunitas literasi yang sebenarnya memiliki nilai penting bagi masyarakat. Namun, informasi tersebut dapat berhenti di lingkup komunitas apabila tidak dikemas melalui narasi yang kuat dan mudah dipahami publik.

Karena itu, Totok mengapresiasi workshop yang menjadi penutup rangkaian kegiatan komunitas literasi yang difasilitasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah 2026.

Workshop berlangsung pukul 08.00-14.00 WIB dengan menghadirkan praktisi media Sigit Widya sebagai narasumber. Peserta mempelajari teknik penulisan siaran pers, penyusunan kalimat, pemilihan kata kunci pada judul dan paragraf pembuka, hingga strategi menyesuaikan tulisan dengan karakter media saat ini.

Peserta juga tidak hanya menerima materi. Mereka langsung mempraktikkan penulisan dengan membuat draf berita mengenai kegiatan yang sedang berlangsung.

Totok berharap kemampuan tersebut menjadi bagian dari aktivitas literasi sehari-hari. Dengan begitu, TBM dapat berperan sebagai ruang yang tidak hanya mendorong budaya baca, tetapi juga menghasilkan narasi mengenai berbagai persoalan, potensi, dan aktivitas masyarakat.

Target Ada Jurnalis di 86 Kelurahan

Dorongan penguatan jurnalistik juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sleman Gustan Ganda. Ia mengapresiasi langkah Sanggar Bocah Jetis memberikan pembekalan publikasi kepada pegiat literasi.

Menurut Gustan, kemampuan mengolah informasi menjadi berita yang menarik merupakan bagian dari penguatan komunikasi publik. Kehadiran pegiat jurnalistik di tingkat masyarakat dinilai dapat membantu mengangkat berbagai kegiatan positif yang selama ini belum banyak diketahui.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan cita-cita saya. Saya menginisiasi gagasan agar Kabupaten Sleman memiliki sumber daya jurnalistik yang mampu mengangkat berbagai potensi dan aktivitas masyarakat,” tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman itu.

Gustan bahkan menginginkan terdapat jurnalis hebat di 86 kelurahan yang mampu mengemas berbagai aktivitas masyarakat menjadi informasi yang menarik dan bermakna.

Dalam konteks itu, ia menilai pelatihan penulisan press release bagi pegiat TBM memiliki relevansi yang kuat. Kemampuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas publikasi kegiatan literasi sekaligus mengangkat potensi masing-masing wilayah.

Menurut Gustan, masyarakat membutuhkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga dikemas secara menarik dan memiliki makna. Penguatan kapasitas menulis di tingkat komunitas pun diharapkan menjadi salah satu fondasi terbentuknya ekosistem publikasi masyarakat yang lebih kuat di Kabupaten Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online