Kunjungan Narendra Modi Ubah Akses Wisata Candi Prambanan

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Rabu, 08 Juli 2026 04:47 WIB
Kunjungan Narendra Modi Ubah Akses Wisata Candi Prambanan

Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DIY. - Antara/Hendra Nurdiyansyah

Harianjogja.com, SLEMAN—Wisatawan yang berencana berkunjung ke Kawasan Taman Wisata Candi Prambanan pada 7-8 Juli 2026 perlu memperhatikan perubahan akses dan layanan. Penyesuaian operasional dilakukan menyusul agenda kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi bersama Presiden RI Narendra Modi? Tidak, bersama Presiden RI Prabowo Subianto ke kawasan cagar budaya tersebut pada Rabu (8/7/2026).

Selama penyesuaian berlangsung, kawasan wisata tetap menerima pengunjung. Namun, akses masuk dialihkan melalui Pintu Candi Sewu di Kabupaten Klaten dan area kunjungan difokuskan pada sejumlah kompleks candi yang tetap dibuka untuk umum.

Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur, mengatakan penyesuaian operasional dilakukan sebagai dukungan terhadap pelaksanaan agenda kenegaraan yang dinilai memiliki arti strategis bagi hubungan bilateral Indonesia dan India.

"Sebagai pengelola destinasi, kami mendukung penuh penyelenggaraan agenda kenegaraan ini melalui penyesuaian operasional yang dilakukan secara terencana, sehingga seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan berkesan," kata Gistang dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, selama periode 7-8 Juli 2026, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Lapangan Siwa.

Akses wisatawan diarahkan melalui Pintu Candi Sewu di Kabupaten Klaten. Sementara itu, tiket yang telah dibeli secara daring tetap berlaku dengan penyesuaian area kunjungan serta tambahan fasilitas yang disiapkan pengelola.

Bagi wisatawan yang berencana membeli tiket secara langsung di lokasi, layanan hanya tersedia hingga pukul 15.00 WIB selama masa penyesuaian operasional.

Gistang menegaskan perubahan operasional tersebut tidak mengurangi komitmen pengelola dalam memberikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Pengunjung tetap dapat menikmati kekayaan sejarah dan budaya di kawasan candi yang tetap dibuka, termasuk lanskap hijau yang menjadi salah satu daya tarik utama destinasi tersebut.

Untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan, pengelola juga melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Penyesuaian operasional dilakukan secara dinamis mengikuti kebutuhan pengamanan yang ditetapkan selama kunjungan berlangsung.

Pengelola mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan ke kawasan wisata tersebut agar menyesuaikan jadwal kunjungan dan memperhatikan informasi terbaru mengenai operasional kawasan.

Informasi layanan pengunjung dan perkembangan operasional dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi pengelola kawasan wisata Prambanan.

Dalam empat tahun terakhir, pengelola mencatat kawasan Candi Prambanan dan Candi Borobudur beberapa kali menjadi lokasi agenda kenegaraan dan diplomasi budaya. Kunjungan Narendra Modi kali ini diharapkan semakin memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai destinasi strategis yang mendukung hubungan internasional sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online