Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO--Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo akan menerjunkan seluruh personelnya untuk memantau penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata pantai selama libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru). Sanksi sosial bagi pelanggar prokes telah disiapkan sebagai efek jera.
"Untuk menghadapi nataru sebenarnya baru mau dirapatkan besok, tapi kami sudah ada planning bahwa dalam momen itu seluruh personil akan diterjunkan. Kami akan awasi penerapan prokes agar tidak terjadi penularan dan muncul klaster wisata," kata Koordinator SRI Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, Minggu (20/12/2020).
Dijelaskan total personil SRI Wilayah V Kulonprogo sebanyak 43 orang. Seluruh personil itu akan diterjunkan ke lima titik rawan keramaian, di antaranya kawasan pemecah ombak Pantai Glagah dan Pantai Congot, Kapanewon Temon. Apabila ditemukan pelanggar prokes, petugas bakal mengganjarnya dengan sanksi sosial berupa membersihkan lingkungan pantai.
"Setelah itu [menjalani sanksi sosial] akan kami berikan edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya. Kami juga masukkan yang melanggar di aplikasi Jogja Patuh," kata Aris.
Aris mengatakan operasi penegakan prokes di destinasi wisata pantai sebenarnya sudah sering dilakukan pihaknya. Dalam setiap operasi, petugas bisa menjaring sedikitnya 80 pelanggar. Jumlah itu bisa lebih banyak jika razia dilakukan saat masa liburan atau akhir pekan. Adapun rata-rata pelanggaran yang ditemui adalah tidak mengenakan masker.
Dikatakan Aris, petugas dari Dinas Pariwisata Kulonprogo dan paguyuban wisata pantai yang berjaga di loket masuk wisata sebenarnya telah melakukan pengawasan terhadap prokes, utamanya soal kewajiban mengenakan masker. Namun tak sedikit wisatawan hanya mengenakannya ketika hendak masuk ke destinasi. Setelah sampai di lokasi masker bakal dilepas.
"Kalau mau masuk kan sudah ada pengawasan dari Dinas Pariwisata dan paguyuban wisata terkait kewajiban masker. Cuma nanti pas masuk tempat, kita yang bergerak. Karena biasanya sampai pantai masker itu dilepas. Kadang cuma dikantongi di saku celana," ujarnya.
Selain mengawasi prokes, personil di lapangan juga bertugas memantau keselamatan pengunjung pantai. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden kecelakaan laut. Kawasan rawan seperti bibir pantai dan pemecah ombak pantai Glagah saat ini telah dipasangi papan larangan mandi di laut.
Sementara itu Dispar Kulonprogo bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat juga akan melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata selama berlangsungnya libur akhir tahun mendatang.
Jawatan ini sudah menyusun jadwal pemantauan terhadap destinasi yang telah diberikan rekomendasi uji operasional terbatas. Bagi destinasi yang tetap taat prokes akan ditempel sticker penanda layak kunjungan. Sementara yang tak taat akan dilakukan pembinaan. "Ini penting untuk mencegah penularan di destinasi wisata," kata Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito.
Di samping itu, Dispar juga sudah berkomunikasi dengan para pengelola wisata di Kulonprogo dalam rangka menyambut libur nataru mendatang. Salah satu yang ditekankan adalah tentang penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya klaster di tempat wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.