Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
foto ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan tidak turun di wilayah DIY, hari ini, Rabu (23/12/2020).
Adapun rincian prakiraan hari ini, Kota Jogja cerah berawan di pagi hari, berawan di siang hari hingga malam hari dan cerah berawan pada dini hari.
Sleman diprediksi cerah berawan pada pagi hari, berawan pada siang hari hingga malam hari dan cerah berawan pada dini hari.
Bantul diprediksi berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hari, dan berawan pada malam hari hingga dini hari.
Kulonprogo diprediksi cerah berawan pada pagi hari hingga siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada pagi, cerah berawan pada siang hari, dan kembali berawan pada malam hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 90%.
BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan DIY diperkirakan 2 hingga 3 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.