Begal Bokong Teror Wonogiri, Pelaku Ditangkap, Beraksi 4 Kali
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Puluhan truk pengangkut sampah mengantre untuk menurunkan muatan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (8/1/2020/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN--Sejak Jumat (18/12/2020) kemarin, Tempat Penampungan Sementara [TPS] Pasar Tempel menerima banyak sekali sampah dari 43 pasar yang ada di Sleman. Sampah-sampah tersebut menumpuk di belakang salah satu komplek kios.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Haris Martapa. Namun begitu, ia memastikan mulai Rabu (23/12/2020), TPST Piyungan sudah kembali dibuka. Sampah-sampah yang sebelumnya menumpuk di Pasar Tempel sudah mulai diangkut ke tempat semestinya.
“TPST Piyungan sudah buka. Rekan-rekan kru truk sudah bisa membuang sampah di sana,” katanya kepada Harianjogja.com.
Ia mengklaim, selama TPST Piyungan tutup tak ada penumpukan sampah di pasar. Semua sampah pasar diangkut ke TPS Pasar Tempel. Butuh sedikitnya dua hari untuk membersihkan TPS Pasar Tempel dan mengembalikan operasional pengangkutan sampah seperti sedia kala.
Terpisah, salah satu petugas kebersihan Pasar Tempel bernama Naryo menuturkan, penampungan sampah di TPS Pasar Tempel dilakukan karena kapasitas TPS di pasar lainnya terbatas. Di saat yang sama, TPST Piyungan yang semestinya jadi lokasi pembuangan akhir masih disegel warga setempat.
“Yang di pasar-pasar itu tetap diambil dan diangkut. Setiap harinya seperti itu. Daripada mbludak di pasar. Kalau satu atau dua hari di pasar itu kan tidak muat. Paling tidak ya dua atau tiga diambil dari 43 pasar di seluruh Sleman,” ujar Naryo kepada Harian Jogja.
Seluruh pasar itu dilayani oleh lima armada yang terbagi dalam lima wilayah kerja. Kata Naryo, tiap armada bisa mengangkut 6 sampai 7 ton sampah setiap hari. Jika dikalikan dengan total lima armada, maka jumlah sampah yang menumpuk di TPS Pasar Tempel selama hampir lima hari penutupan TPST Piyungan kira-kira seberat 240 ton.
Berdasarkan pantuan Harian Jogja pada pukul 12.30 WIB, sampah-sampah itu ditimbun TPS Pasar Tempel yang berlokasi di salah satu sudut pasar. Lebih tepatnya berada di balik deretan kios sisi utara.
Jika sampah-sampah tersebut sudah bisa diangkut seluruhnya ke TPST Piyungan, TPS Pasar Tempel dapat beroperasi seperti biasanya. Hanya melayani sampah yang berasal dari pedagang maupun aktivitas sampah sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.