Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Massa aksi yang mengatasnamakan Barisan Juang Sinduadi menggelar demo di depan Gedung DPRD Sleman yang berhadapan dengan Kantor Bupati Sleman, Sabtu (26/12/2020).-Harian Jogja/ Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN-Sekelompok warga Sinduadi menggelar aksi demo di sela-sela pelantikan 49 lurah hasil pemilihan lurah (Pilur), Sabtu (26/12/2020). Mereka menolak hasil Pilur yang digelar pada 20 Desember lalu.
Massa aksi yang mengatasnamakan Barisan Juang Sinduadi menggelar demo di depan Gedung DPRD Sleman yang berhadapan dengan Kantor Bupati Sleman. Mereka tidak hanya membawa spanduk berisi penolakan hasil Pilur di Sinduadi yang dinilai banyak kecurangan. Sejumlah spanduk yang ditulis, antara lain "e Voting Bikin Pusing", "Usut Tuntas Hasil Pilur", "Pilurdes Ulang," dibawa oleh sejumlah warga.
Bagi massa aksi, proses Pilur berjalan dengan kecurangan sehingga perlu digelar pilur ulang. Mereka juga sudah mengirimkan surat keberatan kepada Bupati Sleman Sri Purnomo terkait hasil Pilur yang dimenangkan oleh petahana, Senen Haryanto. "Kami keberatan dengan hasil Pilkades di Sinduadi. Sebab ada indikasi kecurangan yang tersruktur, sistematis dan massif yang dilakukan oleh KPPS Sinduadi," kata Koordinator Barisan Juang Sinduadi Daru Diantoro di sela-sela aksi.
Terkait aksi tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo menghargai aspirasi warga tersebut. Ia juga mempersilahkan jika warga yang tidak puas dengan hasil Pilur di Sinduadi diuji di PTUN. "Silahkan ke PTUN agar diuji di pengadilan. Ini pekerjaan dari lurah terpilih. Kompetisi sudah selesai dan semua warga yang kemarin berbeda pilihan harus dirangkul,"katanya.
Adapun Lurah Sinduadi Senen Haryanto mengatakan aksi massa tersebut terjadi karena warga belum legowo dengan hasil Pilur. Mereka belum percaya dengan hasil Pilur yang berjalan sesuai prosedur pemilihan secara evoting. "Tentunya bagi kami itu ada diranah pelaksana, panitia dan Pemkab. Kami hanya peserta. Kami ikuti aturan yang berlaku," katanya.
Dia mengatakan, setelah dilantik dia akan tetap merangkul warga yang berseberangan dengannya saat Pilur. Jika sudah legowo, ia akan tetap merangkul warga yang melakukan aksi karena mereka juga bagian warga Sinduadi. "Dengan bersatunya warga Sinduadi itu menjadi kekuatan sendiri. Tanpa kebersamaan tidak mungkin membangun Sinduadi dengan lancar. Itu harapan saya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.