Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di lima wilayah di DIY, hari ini, Senin (11/1/2021).
Lima wilayah tersebut yakni semua daerah di DIY, meliputi Kota Jogja, Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul dan Sleman.
Adapun rincian prakiraan hari ini, Kota Jogja hujan ringan di siang hari, berawan di malam hari, dan hujan petir di dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi hujan ringan di siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir di dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir di dini hari.
Gunungkidul diprediksi hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan petir pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 70 hingga 90%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.