Kris Dayanti Raih Dua Emas Wushu di Usia 51 Tahun
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Foto ilustrasi hujan ringan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (1/5/2026) diperkirakan didominasi hujan ringan yang turun sepanjang hari di lima kabupaten/kota. Kondisi ini menjadi perhatian karena berdampak langsung pada mobilitas warga, terutama yang beraktivitas di luar ruangan sejak pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi hujan merata di seluruh wilayah DIY. Situasi ini berbeda dibanding hari sebelumnya yang cenderung lebih cerah, sehingga perubahan cuaca perlu diantisipasi sejak awal hari.
Selain hujan, tingkat kelembapan udara tercatat sangat tinggi, berkisar antara 74 hingga 99 persen. Suhu udara berada di rentang 23 hingga 31 derajat Celcius, membuat kondisi terasa lembap dan kurang nyaman, terutama di siang hari.
Di wilayah di Kulonprogo, hujan ringan diprediksi turun sejak siang hingga sore dengan suhu 23–30 derajat Celcius dan kelembapan 79–98 persen. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah di Bantul dengan suhu 23–31 derajat Celcius dan kelembapan mencapai 77–99 persen.
Wilayah di Gunungkidul yang biasanya lebih kering juga tidak luput dari hujan. BMKG memprediksi hujan ringan merata dengan suhu 23–31 derajat Celcius dan kelembapan 76–99 persen, menunjukkan peningkatan kadar air di udara yang cukup signifikan.
Sementara itu, wilayah di Sleman diperkirakan memiliki suhu sedikit lebih sejuk, yakni 23–30 derajat Celcius, dengan kelembapan 78–97 persen. Kondisi ini tetap berpotensi menimbulkan rasa gerah akibat tingginya kadar uap air di udara.
Untuk wilayah di Kota Jogja sebagai pusat aktivitas masyarakat, hujan ringan juga diprediksi turun sepanjang hari. Suhu berkisar 23–31 derajat Celcius dengan kelembapan 74–98 persen, yang meskipun paling rendah dibanding wilayah lain, tetap menunjukkan kondisi udara sangat basah.
Dampak dari hujan ringan yang terjadi terus-menerus ini mulai terasa di lapangan. Pengendara sepeda motor perlu lebih berhati-hati karena jalanan menjadi licin, terutama pada jam-jam sibuk. Aktivitas warga seperti bekerja, sekolah, hingga wisata juga berpotensi terganggu.
Di sisi lain, kondisi ini bisa dimanfaatkan oleh petani, khususnya di wilayah di Gunungkidul dan di Bantul, untuk membantu kebutuhan air irigasi. Namun, tingkat kelembapan tinggi juga berisiko memicu pertumbuhan hama tanaman sehingga tetap perlu diwaspadai.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi serta menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas. Meski tergolong hujan ringan, intensitas yang berlangsung sepanjang hari berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan perjalanan warga di berbagai wilayah di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!