Sleman Siap Terapkan UU Penyesuaian Pidana, Perda Tak Perlu Direvisi
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Wisatawan sedang berjalan di kawasan Malioboro, Kota Jogja, pada Jumat (25/12/2020). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan gerakan "Jateng di Rumah Saja" dinilai akan berdampak pada sektor pariwisata Kota Jogja. Penurunan wisatawan di Kota Jogja diprediksi bakal terjadi atas diterapkannya kebijakan tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko memprediksi kebijakan "Jateng di Rumah Saja" bakal berpengaruh terhadap penurunan wisatawan yang berkunjung Kota Jogja. Wahyu menilai beberapa wisatawan akan membatalkan kunjungan ke Kota Jogja guna menaati aturan tersebut. "[Jateng di Rumah Saja] berpengaruh. Karena yang mau staycation ke Jogja pas weekend ini bisa jadi ada yang batal karena memenuhi imbauan ini," tuturnya pada Jumat (5/2/2021).
BACA JUGA: Jateng di Rumah aja, Bagaimana dengan Jogja?
Hitungan secara pasti angka penurunan pengunjung belum bisa dipastikan. Saat ini yang pihaknya bisa lakukan adalah terus menerus mempromosikan wisata Jogja. Salah satunya melalui Virtual Tour 360 di kanal Youtube Pemkot Jogja.
"Untuk sementara ini kami terus melakukan kegiatan-kegiatan promosi wisata Kota Jogja. Tapi kapan wisatawannya akan berkunjungnya kita belum tahu karena semua menunggu situasi dan kondisi. Promosi ini tujuannya hanya untuk selalu mengingatkan terus tentang destinasi-destinasi wisata yang ada di jogja," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Lima peserta Latsarmil SPPI meninggal dunia, Kemenhan dan Kemenkes bentuk tim investigasi untuk ungkap penyebabnya.