Jateng di Rumah aja, Bagaimana dengan Jogja?

Kota Jogja. - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
05 Februari 2021 18:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda Jawa Tengah menerapkan gerakan "Jateng di Rumah Aja" pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021) ini, dengan menutup mal serta objek wisata. Sementara itu, Pemda DIY belum menentukan kebijakan untuk antisipasi dampaknya di DIY.

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan kebijakan Pemda DIY terkait hal ini baru dirapatkan dengan Bupati dan Walikota Jogja pada Sabtu (6/1/2021). “Pertemuan ini membicarakan oleh-oleh [hasil rapat] Gubernur dengan Presiden di Jakarta kemaren. Saya kira itu [kebijakan Jawa Tengah] akan menjadi bagian yang kita bicarakan,” ujarnya, Jumat (5/2/2021).

BACA JUGA: Update Covid-19 DIY: 280 Positif, 165 Sembuh, 2 Meninggal Dunia

Dalam rapat ini, Bupati dan Walikota akan dimintai masukan untuk kebijakan atau pengaturan yang akan dilakukan di DIY. “jangan-jangan kalau sana [Jateng] tutup malah [wisatawan] ke Jogja. Itu bagian yang kita bicarakan, strategi untuk antisipasi supaya tidak ada kerumunan di DIY,” katanya.

Dalam rapat itu kemungkinan juga akan dibahas bagaimana tindak lanjut Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Ia mengakui sampai saat ini belum menerima surat dari Pemerintah Pusat terkait PTKM apakah dilanjutkan atau tidak.

Terkait dengan kebijakan di Jateng, menurutnya kabupaten dan kota boleh menerapkan hal serupa. “Daerah bisa memutuskan. Saya rasa itu aturan yang cukup bagus, dua hari di rumah saja. Kalau imbauan dua hari di rumah kenapa toko buka? Wong penduduknya di rumah,” katanya.