BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ucapan duka cita atas meninggalnya KH Attabik Ali./nu.or.id
Harianjogja.com, BANTUL-Pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Bantul, KH Attabik Ali, meninggal dunia, Sabtu (6/2/2021). Mertua Anas Urbaningrum itu meninggal dunia di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja sekitar pukul 13.00 WIB.
Salah satu menantu Kiai Attabik, Khoirul Fuad, mengatakan mertuanya meninggal dalam usia 78 tahun karena penyakit komplikasi, salah satunya stroke yang sudah diderita selama delapan tahun terakhir, “Dirawat di PKU [selama] dua hari,” kata dia, saat ditemui di kediaman Kiai Attabik Ali.
Menurut Khoirul, mertuanya tersebut juga sempat tes Covid-19. Namun, hingga meninggalnya hasil uji laboratorium Covid-19 belum keluar. Kendati demikian, proses pemakaman Gus Bik-sapaan akrab Kiai Attabik Ali, tetap melalui protokol Covid-19.
“Pak Attabik itu sudah delapan tahun ini menderita stroke komplikasi, sebenarnya bukan karena Corona tapi situasinya masih pandemi Corona sehingga dites Corona,” kata dia.
Ketika di rumah sakit, kata Khoirul, mertuanya mendapatkan perawatan yang intensif. Namun takdir berkata lain sehingga Kiai Attabik Ali meninggal dunia. Almarhum Gus Bik disemayamkan di rumahnya, kemudian disalatkan di Masjid Kompleks Pesantren Krapyak. Sementara pemakaman dilakukan dengan protokol Covid-19 di Kompleks Pemakaman Keluarga Al-Munawwir Dongkolen pada Sabtu (6/2/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Rois Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, Masngud Masduki mengaku kehilangan dengan wafatnya Kiai Attabik. Almarhum Gus Bik merupakan mustasyar NU dan pernah menjabat Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada periode 1981-1984.
Dilansir dari laman nu.or.id, Attabik Ali merupakan putra dari KH Ali Maksum. Setelah wafatnya KH Ali Maksum pada tahun 1989, Kiai Atabik Ali melanjutkan kepemimpinan pesantren dari ayahanda. Di tangan Kiai Atabik, pesantren kemudian berkembang pesat dengan berbagai terobosan yang luar biasa. KH Atabik Ali juga pernah duduk dalam kepengurusan PBNU di masa Gus Dur, yakni sejak Muktamar Situbondo tahun 1984. Kiai Atabik masuk jajaran sebagai Ketua PBNU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li