PPPK Tak Boleh Dirumahkan, DPR Minta Daerah Cari Cara Lain
DPR menegaskan PPPK tidak bisa dirumahkan meski ada efisiensi anggaran dan meminta pemerintah daerah mencari solusi tanpa mengurangi hak pegawai.
Pidato pengukuhan Guru Besar Prof Dr Any Guntarti. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Analisis kimia memiliki peran penting dalam proses verifikasi produk halal suatu makanan. Isu ini dibahas oleh Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof Dr Any Guntarti dalam pidato pengukuhannya, Selasa (9/2/2021).
Any Guntarti mengatakan analisis kimia memainkan peran penting untuk memverikasi dan melakukan autentikasi produk halal. "Teknik analisis baru harus terus dikembangkan seiring dengan meningkatnya kompleksitas produk makanan," katanya.
Ia menambahkan isu kehalalan makanan merupakan sesuatu yang sering berulang. Penanganan isu ini lebih banyak bersifat sesaat atau hanya untuk meredam situasi seketika. Padahal, dengan pola konsumsi pangan modern yang semakin kompleks dan bervariasi, penyelesaian secara tuntas menjadi amat penting.
BACA JUGA : Sertifikasi Halal Bisa Perkuat Persaingan Produk di Pasar
"Salah satu kendala yang sering dihadapi dalam menangani isu makanan halal adalah ketiadaan metode yang benar-benar valid untuk menganalisis komponen non-halal," katanya.
Menurutnya halal dan toyyib atau baik merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam pangan yang dikonsumsi. Halal merupakan pemenuhan dari segi syariah, sedangkan toyyib dari segi mutu, kesehatan, gizi, dan organoleptik.
BACA JUGA : Belum Semua Pengusaha Pemotongan Unggas Miliki
"Produk halal akan mempengaruhi lima unsur, yakni melindungi agama, melindungi jiwa, melindungi akal, melindungi kehormatan, dan melindungi harta benda," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR menegaskan PPPK tidak bisa dirumahkan meski ada efisiensi anggaran dan meminta pemerintah daerah mencari solusi tanpa mengurangi hak pegawai.
Disdikpora Bantul memetakan 22 sekolah yang kekurangan murid pada 2026/2027. Regrouping dikaji setelah evaluasi MPLS selesai.
Psikolog Vera Itabiliana membagikan tips membantu anak beradaptasi di sekolah baru serta pentingnya peran orang tua dan guru saat MPLS.
Komdigi mencatat 6,8 juta warga telah registrasi kartu SIM biometrik pada Januari-Juli 2026 untuk mencegah penyalahgunaan NIK dan kejahatan digital.
PKB DIY menggelar aksi Green Party di Kulon Progo saat Harlah ke-28 melalui pembagian sembako, pelatihan eco printing, dan edukasi lingkungan.
BPOM menemukan 14 kosmetik berbahaya mengandung merkuri, hidrokuinon hingga asam retinoat. Berikut daftar produk dan risiko kesehatannya.