Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Bangsal Sewokoprojo, Pemkab Gunungkidul/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Animo masyarakat untuk menjadi tenaga harian lepas (THL) di lingkup Pemkab Gunungkidul sangat tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pelamar yang mendaftar.
Hingga pendaftaran ditutup pada Rabu (10/2/2022), ada 1.740 orang yang mendaftar secara online. Sementara, kebutuhan formasi di organisasi perangkat daerah hanya 34 lowongan.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawaty, mengatakan rekrutmen untuk THL sudah ditutup karena masa pendaftaran secara online telah berakhir sejak Rabu lalu. Menurut dia, rekrutmen kini memasuki seleksi administrasi untuk memastikan berapa jumlah pelamar yang akan mengikuti tahapan tes kompetensi bidang. “Masih proses dan secepatnya akan kami umumkan hasil seleksi administrasi,” kata Reni, Jumat (12/2/2021).
Ia tidak menampik jumlah peminat untuk menjadi THL sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pelamar yang mendaftar secara online ada sebanyak 1.740 orang. “Yang dibutuhkan hanya 34 formasi,” katanya.
Meski demikian, tidak semua pelamar yang menyelesaikan proses hingga akhir. Dari 1.740 pelamar, hanya 1.064 orang yang melakukan submit pelamaran. “Pelamar yang ikut submit itulah yang diproses guna mengikuti seleksi administrasi,” katanya.
Tahapan rekrutmen tidak berbeda jauh dengan proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil. Setelah pendaftaran akan dilakukan seleksi administrasi. Bagi yang lolos akan mengikuti tes kompetensi dasar yang dilanjutkan dengan tes kompetensi bidang.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, untuk rekrutmen THL suda dalam proses. Ia berharap pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dari sampai awal pendaftaran hingga pengumuman pelamar yang lolos seleksi.
Selain itu, Drajad berharap kepada para pelamar untuk mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini dikarenakan kelulusan pelamar pada setiap tahapan tergantung dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Apabila ada pihak-pihak yang menawarkan jasa dan menjanjikan dapat diterima menjadi THL di lingkungan Pemkab Gunungkidul dengan meminta imbalan tertentu, hal tersebut merupakan penipuan. “Jadi harus berhati-hati dan panitia tidak bertanggung jawab apabila ada penipuan yang berkedok bisa memuluskan menjadi THL,” katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.