Ramadan 2026, Alumni SMA Bosa Jogja Berbagi 6.000 Takjil
Alumni Bosa Bersatu (ABB), paguyuban alumni SMA BOPKRI 1 (Bosa) Jogja, kembali menggelar kegiatan sosial berbagi 6.000 takjil pada Ramadan 1447 H/2026 M.
Lomba video
Harianjogja.com, JOGJA—Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional yang digelar Harian Jogja tak berhenti pada kegiatan bakti sosial untuk sejumlah pekerja media. Bersama Danone, BPJS Kesehatan, JNE dan Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Harian Jogja menggelar lomba video Tiktok Reportase Penerapan Protokol Kesehatan.
Panitia lomba, Gigih M. Hanafi, menuturkan para peserta dipersilakan untuk bergaya menjadi reporter. “Tunjukkan kreativitasnya dengan menjadi seorang wartawan yang mewawancarai narasumber soal penerapan protokol kesehatan,” tuturnya, Senin (22/2/2021).
Ada hadiah total jutaan rupiah untuk para pemenang. Ada uang saku Rp1 juta untuk pemenang pertama, ada uang saku Rp750.000 untuk posisi kedua dan uang saku Rp500.000 untuk posisi ketiga.
Periode lomba Tiktok #HarjoHariPersNasional ini akan berlangsung sampai 31 Maret 2021 dan para pemenang akan diumumkan 8 April di Instagram Story akun IG Harian Jogja. “Jangan ragu untuk ikut. Tinggal berkreasi dan tayang videonya di Tiktok,” papar Gigih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alumni Bosa Bersatu (ABB), paguyuban alumni SMA BOPKRI 1 (Bosa) Jogja, kembali menggelar kegiatan sosial berbagi 6.000 takjil pada Ramadan 1447 H/2026 M.
Pemkab Temanggung mulai membangun SPAM Rp3 miliar untuk melayani 769 sambungan rumah di tiga desa dengan target selesai Oktober 2026.
Kiandra Ramadhipa menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup Sachsenring dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara.
Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja akan menggelar Job Fair Kota Jogja 2026 pada Rabu-Kamis (15-16/7) di Auditorium LPP
Kapolri memastikan hubungan Polri dan Kejaksaan Agung tetap solid serta sepakat memperkuat sinergi di tengah perhatian publik terhadap dugaan kasus korupsi.
Pemerintah merestrukturisasi proyek Tol Getaci setelah dua kali lelang gagal menarik investor. Evaluasi ditargetkan selesai pada 2027.