Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Kustini Sri Purnomo (tiga kanan) saat mendklarasikan kemenangan di Pilkada Sleman, Rabu (9/12/2020).-Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan pidato perdana setelah dalam Rapat Paripurna DPRD Sleman, Senin (1/3) di Gedung DPRD Kabupaten Sleman. Dalam pidatonya, ia berjanji akan bekerja secara extra ordinary untuk membangun Sleman.
Di Depan para anggota DPRD dan Forkompimda Sleman, Kustini mengatakan ia siap bersinergi memimpin Sleman dengan cara kerja yang extra-ordinary [luar biasa] untuk merespons situasi Pandemi Covid-19 ini. "Sejak diambil sumpah (sebagai bupati), kami tidak membedakan-bedakan antara pendukung dengan yang tidak mendukung," katanya dalam Rapat Paripurna yang dibuka oleh Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta.
Ia mengaku sudah menyusun langkah-langkah yang akan dilakukan dalam menaggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19. Sebagai bupati, ia akan memimpin langsung Rapat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman dan melakukan koordinasi bersama Gugus Tugas Covid-19 DPRD Sleman.
"Terutama soal vaksinasi. Akan kami maksimalkan. Ini bertujuan untuk membentuk heard imunity yang merangsang terbentuknya kekebalan kelompok," katanya.
Ia juga akan membangun komunikasi intensif dengan para lurah, dukuh hingga RT agar dapat berkomunikasi langsung setiap saat. "Ini artinya dalam menghadapi hal-hal yang emergency dan mendesak masyarakat tidak boleh ragu untuk menghubungi Bupatinya," ujar Kustini.
BACA JUGA: Pasien dengan Komorbid Jantung, Lakukan Ini Sebelum Suntik Vaksin Covid-19
Dia juga menyiapkan win-win solution untuk terkait gap antar generasi yang dipicu akibat pembelajaran online di seluruh jenjang pendidikan. Sektor ekonomi yang terpuruk, juga menjadi perhatiannya. "Semakin baik penanganan pandemi ini, semakin baik bagi industri dan sektor ekonomi lainnya untuk bisa bangkit dan beroperasi dengan tatanan kehidupan baru," kata Kustini.
Selain beberapa point diatas ia juga menambahkan pentingnya mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi. Ia berkomitmen mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama yang tangguh, sejahtera, cerdas, dan berjiwa gotong-royong. "Masyarakat sudah terdidik tangguh Merapi sejak dulu. Di mana, kearifan lokal inilah yang akan membantu kesuksesan dalam penanggulangan bencana ini," ungkapnya.
Sebelum menghadiri sidang paripurna tersebut, Kustini lebih dulu mengikuti kegiatan serah terima jabatan dari Plh Bupati Harda Kiswaya. Kepala Biro Tata Pemerintah Pemda DIY Sugeng Purwanto. "Bupati diharapkan segera membelanjakan alokasi APBD dan Dana Keistimewaan untuk penanggulangan Covid-19 serta menggerakkan ekonomi,"kata Sugeng saat menyampaikan pidato Gubernur DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.