Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul kembali mengumumkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di wilayah ini.
Pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 83 orang, sehingga total per Selasa (23/3/2021) menjadi 8.348 orang.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi, pada Selasa malam, menyebutkan 83 pasien sembuh itu berasal dari Kecamatan Pundong 21 orang, disusul Kecamatan Bantul 17 orang, kemudian Kecamatan Banguntapan delapan orang, dan Kecamatan Pleret tujuh orang.
Selanjutnya dari Kecamatan Kasihan enam orang, Sanden lima orang, Bambanglipuro lima orang, Jetis empat orang, sisanya dari Kecamatan Srandakan, Pajangan, dan Sewon masing-masing tiga orang, serta dari Imogiri satu orang.
Meski demikian dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 59 orang, yakni dari Kecamatan Banguntapan 18 orang, Jetis lima orang, Kasihan lima orang, kemudian dari Bantul, Imogiri, Pleret, dan Sewon masing-masing empat orang.
BACA JUGA: Ada Layanan Vaksinasi Lansia di Kemenag, Ini Syaratnya
Sisanya dari Bambanglipuro, Pandak, dan Sedayu masing-masing tiga orang, kemudian dari Pundong dua orang, Pajangan dua orang, serta dari Sanden satu orang, dan Dlingo satu orang, sehingga total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga hari ini berjumlah 9.418 orang.
Sedangkan pasien positif COVID-19 yang meninggal pada Selasa ini tidak ada penambahan, sehingga kasus kematian di Bantul masih tetap 262 orang.
Dengan perkembangan kasus COVID-19 harian tersebut, maka data pasien COVID-19 aktif di Bantul yang masih menjalani isolasi di sejumlah selter maupun perawatan dokter di rumah sakit lapangan sampai saat ini berjumlah 808 orang.
Ketua Harian Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul Helmi Jamharis mengajak masyarakat Bantul bersama memutus rantai penyebaran virus corona dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Satgas COVID-19 juga mengajak masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.