Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi saat memberikan keterangan pada media, pada Rabu (24/3/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota Jogja sedang mengkaji kemungkinan pembelajaran tatap muka untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurut Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi, tingkat Taman Kanak-Kanak belum akan belajar tatap muka dalam waktu dekat.
Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah DIY telah memberi izin untuk belajar tatap muka beberapa waktu sebelumnya. Tingkat SD dan SMP menjadi kewenangan Pemkot Jogja.
Selain itu, Pemkot Jogja juga sedang memperbaiki aturan dan teknis pembelajaran tatap muka. Hal ini guna menyesuaikan kondisi setelah vaksinasi tenaga pendidik. Sebelumnya, aturan dan teknis pembelajaran tatap muka telah ada sejak Bulan Desember 2020. Namun kala itu belum ada vaksinasi, khususnya untuk tenaga pendidik.
Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Enam WNA di Bali Didenda Rp1 Juta
“Aturan tambahan seperti apa, agar tidak terjadi sebaran [kasus Covid-19] di kelas,” kata Heroe saat ditemui media di Hotel Abadi, Jogja, pada Rabu (24/3/2021).
Beberapa aturan sebelumnya terkait pembelajaran tatap muka sepeti kapasitas kelas sebesar 30 persen. Dalam sehari ada tiga gelombang kelas. Sehari hanya ada sekitar dua atau tiga jam pembelajaran. Tidak ada jam istirahat, siswa-siswi akan langsung pulang.
Baca juga: Vaksinasi Lansia Telantar Masih Menunggu Pendataan
“Yang kami antisipasi saat orangtua menjemput dan mengantar siswa-siswi,” kata Heroe. “Kalau tidak ada perubahan kasus, tahun ajaran baru besok sudah bisa [mulai pembelajaran tatap muka].”
Saat ini, beberapa sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Namun hal ini terbatas pada murid dan guru yang berada di satu wilayah saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Kabut asap menyelimuti Pekanbaru dengan jarak pandang 2,5 km. Kualitas udara sangat tidak sehat, PM2,5 mencapai 170 mikrogram.