Sekolah Rakyat di Tengah Tren Penurunan Jumlah Anak, Ini Kata Pakar
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Ceko ke Jogja-Antara/Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA-- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Ceko untuk Republik Indonesia Jaroslav Dolecek melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur DIY dan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Di Kraton, Dubes Ceko menanyakan berbagai hal tentang kraton dari sejarah hingga body guard atau pengawal putri kraton.
Cerita soal pertanyaan body guard atau pengawal tersebut diungkap oleh Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Ngayogyakarta GKR Condrokirono. Menurutnya Jaroslav Dolecek sempat bertanya pendidikan atau tempat bersekolah putri-putri HB X atau putri Kraton Jogja.
“Menanyakan bagaimana dulu anak-anak bapak [putri dari HB X] apakah sekolah di sini. Lalu saya ceritakan kalau kami kuliah di luar negeri, kita mandiri,” ucap GKR Condrokirono, Jumat (26/3/2021).
Selanjutnya Jaroslav Dolecek pun menanyakan apakah selama kuliah di luar negeri selalu didampingi pengawal, GKR Condrokirono pun memberikan jawaban tidak menggunakan pengawal. Karena selalu dilatih untuk bertindak mandiri hingga mengangkat koper sendiri.
“Sempat menanyakan enggak pakai body guard. Saya bilang enggak, karena kita dilatih untuk mandiri. Kalau holiday ya sendiri, kita tidak pernah harus ada kunjungan embassy saat luar negeri, kita selalu sendiri, angkat koper sendiri,” katanya.
BACA JUGA: Rp9,9 Miliar Danais Digelontorkan untuk Pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan
Condrokirono menambahkan Dubes Ceko diberikan penjelasan terkait seluk beluk Kraton Jogja dengan mengunjungi sejumlah titik seperti Bangsal Kencono hingga Museum Batik. Kedatangan ke Kraton, murni dalam rangka wisata sehingga tidak ada bahasan khusus terkait kerja sama.
“Masuk ke kraton dijelaskan di tahun berapa, sudah berapa lama, kami menerangkan Bangsal Srimanganti itu apa, Bangsal Kencono itu untuk apa. Dia senang banget karena kebudayaan Jogja masih terpelihara, “ ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.