Pieter Huistra Bicara Rivalitas PSS-PSIM: Sepak Bola Itu Indah
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL- Penemuan kotak infak di sejumlah penggerebekan teroris di Indonesia membuat warga harus lebih hati-hati. Warga terutama pelaku usaha diimbau lebih skeptis dan teliti dalam menerima titipan kotak infak.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengaku terkejut dan tidak menduga di wilayahnya ada orang-orang terduga teroris yang diamankan. "Ini kan harus membuat kita semakin waspada dan menyosialisasikan model keagamaan yang mengedepankan toleransi kedamaian antar sesama umat beragama," tegasnya Senin (5/4/2021).
Halim berharap agar masyarakat Bantul tidak terpengaruh terhadap pandangan radikal. "Saya harap masyarakat Bantul tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh dengan pandangan radikal dan anti toleransi itu. Sehingga Bantul tetap menjadi Kabupaten yang damai, antar masyarakatnya itu guyub rukun mengembangkan rasa toleransi,"
"Islam sendiri mengajarkan rasa toleransi. Toleransi itu sunah Rasul, Rasul sendiri melakukan toleransi kepada sesama umat beragama," tandasnya.
Halim secara tegas menyatakan kotak infak yang digunakan untuk terorisme itu infak yang tidak berpahala. Dia menyampaikan bahwa infak itu digunakan untuk kebaikan, untuk menyantuni fakir miskin, membangun masjid musala, maupun pengajian supaya orang punya akhlak dan pemahaman yang baik.
BACA JUGA: Update Data Terbaru Covid-19 DIY, Senin 5 April 2021
"Tapi kalau infak kok untuk terorisme itu infaknya infak yang tidak sah. Bahkan yang sengaja diniati untuk melakukan tindakan radikalisme apalagi terorisme itu infak yang dosa," tegasnya.
Disebutkan Halim, sebagai penginfak haruslah teliti dan selektif. Cermati kotak infak itu akan mengalir ke mana. “Kepada warung, restoran, toko-toko yang dititipi kotak infak itu jangan semuanya diterima. Harus ditanya dulu untuk apa, alamatnya dimana penanggungjawabnya siapa, harus jelas," tukasnya.
"Kalau perlu ditelusuri yang nitip kotak infak itu siapa, dari kelompok apa, dari yayasan mana. Supaya lebih selektif, jadi niat baik itu tidak cukup, harus disertai objektivitas, disertai dengan tujuan yang baik," tandasnya.
Terkait aturan penitipan kotak infak, Halim menuturkan jika hal itu merupakan kegiatan sosial masyarakat. Selama tujuannya baik untuk kemasyaratan Halim menyebut tidak apa-apa menitipkan kotak infak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 25 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.