Novotel Suites Malioboro Hadirkan Venue Gathering dengan Panorama Kota Jogja
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Jajaran Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan pameran UMKM dengan tema “Pameran UMKM Milenial Bangkit”.
Hal itu dilakukan karena segala sektor mengalami dampak dari pandemi covid 19, apalagi pada bidang UMKM. "Tak sedikit para pelaku UMKM menjerit akibat dari hantaman badai pandemi ini bahkan ada yang sampai memperihatinkan", kata Andy Rakhmat Santoso, SE, Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Maka dari pada itu, Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai tugas salah satunya mengembangkan dan membangun keberdikarian rakyat dalam ekonomi terpanggil untuk ikut serta memikirkan nasib dan persoalan-persoalan ekonomi rakyat.
Salah satu bentuk upaya perjuangan membangkitkan kembali perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta, BPEK DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta akan melaksakan pameran UMKM dengan tema “Pameran UMKM Milenial Bangkit” pada tanggal 9-11 April 2021, buka dari pukul 09.00-16.00 WIB, dan bertempat di gedung DPD Perjungan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikarenakan masih dalam suasana pandemi kegiatan tersebut diselenggarakan tetap dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan mulai dari jumlah peserta pameran yang dibatasi sebanyak 31 pelaku UMKM dan jumlah pengunjung yang juga dibatasi.
Mengapa tema tersebut diambil? Tak lain dikarenakan BPEK DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai keyakinan dalam hal perjuangan dan pembangunan tentu harus melibatkan anak muda atau kaum minelial sebagai generasi penerus.
BACA JUGA: Terlalu Lama Tak ke Sekolah, 2 Siswa Ini Malah Nyasar
Banyak kalangan milenial di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempunyai potensi dan kreatifitas yang tinggi dalam UMKM akan tetapi mereka membutuhkan wadah untuk berkumpul dan bergotong-royong dalam hal kemajuan perekonomian.
BPEK DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai harapan besar dengan terselenggaranya pameran UMKM ini ikut serta dalam membangkitkan lagi perekenomian di Daerah Istimewa Yogyakarta ditandai dengan para pelaku UMKM Milenial ini mempunyai semangat untuk bangkit dari keterpurukan dan bergotong royong dalam hal menggairahkan perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Terakhir kata dia, BPEK DPD PDI Pejuangan Daerah Istimewa Yogyakarta juga berharap kepada seluruh pemangku kebijakan yang ada di DIY ikut serta mendukung terhadap kebijakan-kebijakan yang dapat menggairahkan lagi perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.