Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta (kanan), saat berbincang dengan Redaktur Harian Jogja, Arief Junianto, Jumat (28/9/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul berhasil menjaring sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan pasangan resmi di sebuah hotel di kawasan Ngestiharjo, Kasihan Bantul, Rabu (7/4/2021) siang. Selain pasangan tidak resmi, Satpol PP juga menjaring sembilan kapster salon di kawasan Kasihan dalam operasi pekat yang mereka gelar.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta, Kamis (8/4/2021) mengatakan operasi pekat sengaja digelar sebagai usaha mengatasi penyakit masyarakat jelang bulan Ramadan. Selain petugas dari Satpol PP, operasi juga melibatkan petugas dari Polres Bantul.
"Pada operasi kemarin, kami menyisir kawasan Kasihan. Kami mendatangi 2 salon dan memeriksa aktivitas mereka serta izin usaha mereka. Selain itu, kami juga menjaring sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri sah di sebuah hotel di Ngestiharjo, Kasihan," kata Yulius.
Baca juga: Intensitas Siklon Seroja Meningkat, BNPB Minta 6 Provinsi Siaga Termasuk DIY
Untuk pasangan suami istri yang tidak sah, Yulius menyatakan petugas langsung melakukan pembinaan di tempat. Selain itu, pasangan ini juga diberikan surat panggilan untuk datang ke kantor satpol PP.
Sedangkan di salah satu salon, petugas mendapatk enam orang terapis salon berpakaian minim, dan satu penjaga. Petugas sempat mengecek aplikasi gawainya dan mendapati salah satu terapis melakukan transaksi.
"Transaksi plus-plus dengan menggunakan aplikasi tersebut. Mereka langsung kami bina ditempat. Kami juga amankan, Kartu Identitasnya dan diberikan surat panggilan untuk datang ke kantor Satpol PP Bantul. Begitu juga kepada pemilik usaha kami minta datang ke kantor kami," terang Yulius.
Sedangkan di salon lainnya, Yulius menerangkan, petugas memeriksa izin usaha dan mendapati 3 kapster yang bertugas. "Mereka juga kami bina di tempat," ucap Yulius.
Baca juga: Tak Ada Anggaran, Empat EWS Rusak di Bantul Belum Diperbaiki
Menurut Yulius, operasi pekat akan terus dilakukan hingga bulan Ramadan. Tujuannya, agar segala bentuk pelanggaran dan penyakit masyarakat bisa ditekan.
"Kami ingin menciptakan suasana yang kondusif. Utamanya, mendekati bulan Ramadan," kata Yulius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.