Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Harian Jogja hari ini, Senin (19/4/2021)/epaper Harian Jogja
Pasar Takjil Abai Jaga Jarak
JOGJA—Protokol kesehatan masih susah diterapkan di pasar takjil. Banyaknya warga yang berburu takjil, membuat panitia kewalahan menerapkan jaga jarak di lokasi
Jokowi dan Wapres Tak Mudik
JAKARTA—Pemerintah sudah melarang mudik bagi seluruh warga negara Indonesia.
Golongan Darah Tak Pengaruhi Keparahan Covid-19
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara tingkat risiko keparahan Covid-19 dengan jenis golongan darah tertentu. Untuk itu, semua pemilik golongan darah diharapkan melakukan pencegahan yang sama penularan Covid-19 melalui protokol kesehatan.
DIY Gandeng Jateng Atur Pemudik
DANUREJAN—Pemda DIY menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengatur pemudik yang diperkirakan bakal melintasi dua wilayah menjelang Lebaran 2021.
Proyek Infrastruktur Mulai Dilelang
SLEMAN—Sejumlah proyek infrastruktur di Sleman mulai dilelang. Berbagai proyek seperti peningkatan jalan dan pembangunan gedung yang rencananya dimulai tahun ini merupakan proyek yang tidak terkena refocusing anggaran.
Warga Pesisir Tolak Tambang Pasir
KRETEK—Warga pesisir selatan khususnya di Kalurahan Tirtohargo, Kretek, dan Kalurahan Srigading, Sanden, kian resah dengan meningkatnya aktivitas penambangan pasir liar di kawasan pantai dan muara Sungai Opak yang berpotensi merusak lingkungan.
Ada Zat Berbahaya di Makanan Takjil
WATES—Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta menggelar intensifi kasi pengawasan pangan di awal Ramadan dengan sasaran penjual makanan takjil di kawasan Alun-Alun Wates, Jumat (16/4). Hasilnya, ditemukan pewarna
makanan rhodamin b dari salah satu sampel makanan yang dijual.
4 Sungai Tercemar E.coli
WONOSARI—Pencemaran aliran sungai di Gunungkidul kian buruk. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut empat aliran sungai terbukti tercemar bakteri Escherichia coli (E. coli) berlebih yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Pembelajaran di Klaten Kembali Daring
KLATEN—Pengelola sekolah yang menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) berjalan lancar dan aman tanpa muncul kasus Covid-19. Sementara, kelanjutan PTM masih menunggu evaluasi dari pemkab maupun pemprov.
Tampil Habis-habisan
SOLO—PS Sleman akan tampil habis-habisan di leg kedua babak semifi nal Piala Menpora 2021 menjamu Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo Senin (19/4).
Belanja Asuransi Hanya Rp145.000 per Bulan
JAKARTA—Pengeluaran setiap orang selama setahun untuk membayar premi asuransi (densitas asuransi) di Indonesia mengalami kenaikan meski terdapat pandemi Covid-19. Akan tetapi capaian itu masih ditopang oleh kontribusi asuransi sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : epaper Harian Jogja
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.749 per dolar AS. Simak penyebab, sentimen global, dan proyeksi pergerakan kurs terbaru.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.