KPU Kota Jogja Bekali Siswa Disabilitas Hadapi Pemilu 2029
KPU Kota Jogja menggelar simulasi pemungutan suara inklusif bagi siswa disabilitas di SLB Negeri Pembina untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029.
Kelurahan Kadipaten menggelar pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong pertanian perkotaan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Kadipaten menggelar Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pertanian untuk Pekarangan Pangan di Aula Kelurahan Kadipaten sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan kader kampung, Tim Penggerak PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), pengurus kampung, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ketahanan pangan di lingkungan tempat tinggal.
Dorong Pekarangan Menjadi Sumber Pangan Keluarga
Lurah Kadipaten, Suparman, mengatakan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan yang dimiliki. Selain dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil pekarangan juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan," ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Menurut Suparman, pengembangan pekarangan pangan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat untuk membangun kawasan permukiman yang mandiri dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan yang dimulai dari tingkat keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang hijau, produktif, dan mandiri.
Komitmen Berikan Pendampingan Berkelanjutan
Kelurahan Kadipaten berkomitmen terus mendampingi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pertanian perkotaan agar pemanfaatan pekarangan pangan semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Peserta Dibekali Teknik Budidaya hingga Pengolahan Kompos
Dalam pelatihan tersebut, penyuluh pertanian Sagio memberikan materi mengenai teknik pemanfaatan lahan pekarangan, pemilihan tanaman pangan dan hortikultura yang sesuai, pembuatan media tanam, penggunaan pupuk organik, pengendalian hama secara ramah lingkungan, hingga perawatan tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai teknik budidaya tanaman di lahan sempit, perawatan tanaman saat musim kemarau, hingga pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi kompos.
"Kami berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di lingkungan masing-masing sehingga pekarangan rumah mampu menjadi sumber pangan yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPU Kota Jogja menggelar simulasi pemungutan suara inklusif bagi siswa disabilitas di SLB Negeri Pembina untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United absen di Piala Presiden 2026. Turnamen kini diikuti delapan tim, termasuk tiga klub luar negeri.
Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo mulai dibangun. Desainnya mengusung siluet Situs Kraton Ratu Boko dan ornamen Aksara Jawa.
MORAZEN Yogyakarta sukses menyelenggarakan Run For Fun 2026 pada Minggu (5/7/2026) di area Parkiran Barat MORAZEN Yogyakarta
UEFA mengecam keputusan FIFA mencabut sanksi kartu merah Folarin Balogun dan menilai langkah itu mengancam integritas Piala Dunia 2026.