Biopori Jumbo di Jogja Tembus 1.022 Titik, Andalan Olah Sampah Organik
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
Suasana Stasiun Tugu Yogyakarta. Antara/ist/Daop 6 Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA—Momentum libur sekolah yang telah berlangsung hampir sepekan mendorong lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total 54.622 penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) naik dan turun hingga Jumat (26/6/2026) pukul 13.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 25.711 penumpang tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6, sementara 28.911 penumpang lainnya datang ke Jogja dan sekitarnya. Angka ini meningkat sekitar 21% dibandingkan volume penumpang pada hari biasa, yang rata-rata berada di kisaran 45.000 orang.
Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, menyebut lonjakan ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama masa liburan, terutama bagi keluarga.
“Kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit karena menawarkan kenyamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses selama musim liburan,” ujarnya, Jumat.
Ia menambahkan, KAI Daop 6 telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran perjalanan penumpang. Upaya tersebut meliputi kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan layanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan.
Berdasarkan data yang dihimpun, Stasiun Yogyakarta menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 14.001 orang. Disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 5.319 penumpang dan Stasiun Solo Balapan dengan 3.439 penumpang.
Sementara itu, stasiun lain seperti Klaten mencatat 1.081 penumpang berangkat, Purwosari 730 penumpang, dan Wates sebanyak 558 penumpang.
Untuk arus kedatangan, Stasiun Yogyakarta kembali mencatat angka tertinggi dengan 16.143 penumpang. Kemudian diikuti Lempuyangan 5.649 penumpang, Solo Balapan 4.130 penumpang, Klaten 1.110 penumpang, Purwosari 721 penumpang, serta Wates 445 penumpang.
Feni mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api agar datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan. Selain itu, penumpang juga diminta memastikan kembali jadwal keberangkatan dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan.
“Kami mengimbau penumpang datang lebih awal, memperhatikan jadwal, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” katanya.
Dengan tren peningkatan ini, KAI Daop 6 memprediksi jumlah penumpang masih akan terus bertambah seiring puncak arus libur sekolah yang belum berakhir. Oleh karena itu, kesiapan operasional terus ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
DP3AP2 DIY menilai kurangnya kesiapan pasangan sebelum menikah menjadi salah satu faktor yang memicu konflik rumah tangga hingga berujung pada kekerasan
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan Gold pada ajang Contact Center World Asia Pacific 2026
BRI Bantul dukung pengusutan kasus korupsi KUR di Sanden, akui rugi finansial dan reputasi akibat ulah oknum.
Dukcapil Kabupaten Gunungkidul berhasil menyelenggarakan kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara massal bagi warga Kalurahan Kepek