Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Penggunaan masker sebagai kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari di masa pandemi COVID-19 menimbulkan permasalahan baru di tempat pembuangan sampah di Yogyakarta sehingga masyarakat diingatkan untuk bijak mengelola sampah masker tersebut.
"Masih banyak sampah masker yang ditemukan bercampur dengan sampah rumah tangga di tempat pembuangan sampah. Seharusnya, sampah tersebut dikelola dengan baik sebelum dibuang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Jumat (23/4/2021).
Menurut dia, masyarakat dapat melakukan upaya sederhana sebelum membuang sampah masker yaitu merusak atau memotong masker yang sudah tidak digunakan kemudian dimasukkan dalam wadah khusus dan dibuang di tempat tersendiri.
BACA JUGA: Jembatan Baru Gembira Loka Bisa Dilewati Mulai Senin
"Namun, masih banyak yang dibuang begitu saja atau dicampur dengan sampah dari rumah tangga. Ini bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Makanya, perlu edukasi yang lebih gencar dari DLH dan dari Dinas Kesehatan terkait pengelolaan sampah masker," katanya.
Sejauh ini, lanjut Sugeng, belum ada tempat khusus untuk membuang sampah masker dan akan lebih baik jika di tiap tempat pembuangan sampah dilengkapi dengan tempat khusus untuk sampah masker.
"Hanya saja, sampah masker ini tergolong sebagai sampah medis sehingga penanganannya berbeda dengan sampah rumah tangga," katanya.
Selama ini, lanjut Sugeng, petugas dari DLH Kota Yogyakarta yang melakukan pengambilan atau pembuangan sampah diminta untuk semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan saat sedang menjalankan tugasnya.
"Ketika menemukan sampah masker, maka petugas diarahkan untuk memisahkan dan menempatkannya dalam wadah tersendiri. Ini upaya yang bisa kami lakukan," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Pusat Inovasi Agroteknologi UGM menempatkan satu unit "Dropbox Used Mask" atau Dumask untuk menampung masker bekas pakai di sekitar akses pintu keluar kompleks Balai Kota Yogyakarta.
Dumask tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh karyawan di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk membuang masker bekas pakai, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.
Sebelum dibuang ke Dumask, masker sudah dimasukkan dalam kantong plastik atau kertas yang tertutup rapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.