BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Jumat (9/10/2020). /Ist-Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengu Buwono X meminta semua masyarakat DIY yang ada di perantauan untuk tidak mudik terlebih dahulu dan mematuhi imbauan pemerintah untuk mengurangi penularan Covid-19.
“[pemudik] Jangan mudik dulu situasi begini [pandemiCovid-19],” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Kamis (29/4/2021).
Sultan mengatakan Pemerintah Pusat dan daerah sudah membuat aturan larangan mudik. Harapannya aturan tersebut dipatuhi oleh masyarakat, khusnya masyarakat DIY. “Saya mohon warga masyarakat mematuhi untuk tidak mudik,” ujar Sultan.
Baca juga: Terburuk, Covid-19 di India Tambah 360.000 Sehari, Korban Dimakamkan Secara Darurat
Lebih lanjut Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meyakini masyarakat DIY akan mematuhi aturan larangan mudik sehingga yang dari Jakrta juga tidak bisa keluar. Demikian dari Jawa Tengah juga tidak bisa keluar. Demikian Sultan juga mengimbau masyarakat DIY tidak keluar dari DIY. Namun boleh keluar selama masih dalam wilayah DIY.
“Warga DIY tidak keluar DIY tapi boleh punya mobilitas di dalam DIY,” tutur Sultan. Aturan masyarakat boleh keluar masuk selama dalam DIY termasuk berwisata dalam DIY karena hampir 95% wilayah DIY masuk dalam zona hijau.
Untuk menjaga perbatasan, Sultan mengaku akan ada pengetatan dari petugas yang sudah disiapkan. Namun demikian, jika ada pemudik yang lolos dari pantauan petugas di lapangan karena lewat jalur alternatif, misalnya, maka kontrol selanjutnya ada di Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat RT dan RW yang harus diperkuat.
Menurut Sultan aturan dibuat semata-mata untuk kepentingan bersama menghentikan penyebaran Covid-19 yang masih terjadi sampai saat ini. Maka, dikuati juga dengan adanya Satuan Perlindungan Masyarakat dan Jaga Warga.
“Bagaimana penyebaran mestinya dikuati, makanya ada Satlinmas dan Jaga Warga dia yang mengingatkan untuk memenuhi ketentuan mengingatkan [pakai] masker dan sebagainya [protokol kesehatan], nanti kalau diingatkan Babhinkambtibmas nesu [marah], lebih baik diingatkan temannya [sendiri],” tandas Sultan.
Baca juga: Astronot Apollo 11 Meninggal Dunia, Mengawal Kru Pertama ke Bulan tapi Tak Disebut Pahlawan
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, sebelumnya mengatakan strategi untuk menghalau pemudik masih dengan penyekatan di perbatasan. Menurut dia Pemerintah Pusat akan menyetop semua transportasi publik selama masa larangan mudik.
“Bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi akan dilakukan operasi atau razia selama 24 jam di perbatasan itu aja yang dilakukan,” kata Baskara Aji.
“Kalau ada [pemudik] yang terpaksa lolos diserahkan supaya ditangani Satgas Covid-19 tingkat RT/RW, dan kalurahan. [pemudik] harus karantina dan tes PCR mandiri,” tegas Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.