Kuatkan Ikatan Alumni, KA FISIP UNS Gelar Ruang Rindu di Jogja
Keluarga Alumni (KA) FISIP Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta menggelar reuni bertajuk Ruang Rindu, di Bale Merapi, Sleman, Minggu (29/6/2025).
Siswa-siswi SMP Eksperimental Mangunan saat melukis kaus yang akan didonasikan ke korban bencana di NTT./Dok/SMP Eksperimental Mangunan
Harianjogja.com, SLEMAN-Siswa dan siswi SMP Eksperimental Mangunan, Kalasan, Sleman menulis surat yang ditujukan bagi korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Siswa kelas VII dan VIII itu juga melukis kaus yang juga akan dikirimkan kepada anak-anak korban bencana. Selain, itu mereka juga berdonasi buku, mainan, makanan dan pakaian pantas pakai.
Kegiatan sosial itu digelar sejak Senin (26/4/2021) hingga Kamis (29/4/2021) bertempat di SMP Eksperimental Mangunan, Kalasan, Sleman.
Guru SMP Eksperimental Mangunan, Yoles Rosando, mengungkapkan kegiatan itu berlatarbelakang kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur. "Kami bekerja sama dengan komunitas mahasiswa NTT di Jogja, nantinya donasi akan kami sampaikan ke mereka dan diteruskan ke korban bencana di NTT," ujar Yoles di SMP Eksperimental Mangunan Cupuwatu, Kalasan, Sleman.
Yoles menambahkan selain berdonasi, siswa-siswi SMP Eksperimental Mangunan sekaligus juga menuangkan karyanya. "Mereka belajar berkreasi membuat sesuatu yang bisa didonasikan," katanya.
Menurut Yokes, kaus memang sengaja dipilih sebagai sarana untuk menuangkan kreativitas dan donasi. "Ini bentuk kreativitas anak dan integralnya bisa bantu orang lain. Kenapa kaus karena semua punya kaus, baik yang baru maupun tidak, dan bisa jadi sarana spirit ke teman-teman di NTT, karena di kaus ada tulisan spiritnya, sehingga anak-anak di NTT tidak merasa sendirian karen ada yang peduli," katanya.
Yoles menjelaskan isi surat berisi pesan sederhana yang ditujukan ke korban bencana di NTT. "Surat ditujukan ke teman-teman di NTT berisi pesan sederhana untuk penguatan, bahwa mereka tidak sendiri, ada saudara-saudara yang peduli di sini," ujarnya.
Kegiatan sosial yang diadakan siswa SMP Mangunan tersebut bukan sekali ini saja. Di awal-awal pandemi Covid 19 setahun lalu, sejumlah siswa mengumpulkan donasi dalam bentuk uang Rp5.000 untuk gelandangan dan pengemis. Donasi itu dikumpulkan karena pada waktu itu belum ada dapur umum. "Kali kedua ini membuat gerakan sederhana untuk orang lain di NTT," ujar Yoles.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga Alumni (KA) FISIP Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta menggelar reuni bertajuk Ruang Rindu, di Bale Merapi, Sleman, Minggu (29/6/2025).
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.