Menhaj: Presiden Prabowo Tak Akan Campur Tangan di Muktamar NU
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Pemudik tiba di Terminal Giwangan, Jumat (8/6/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Satpol PP Kota Jogja mendapati sejumlah pemudik yang tidak dilengkapi dengan dokumen pelengkap seperti surat keterangan bebas Covid-19 di terminal Giwangan. Sedikitnya petugas menemui 11 pemudik yang bandel dan tidak membawa surat bebas Covid-19.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Agus Winarto mengatakan, menjelang diberlakukannya larangan mudik pada 5 Mei mendatang pihaknya menghancurkan pemantauan di sejumlah tempat yang disinyalir ramai oleh pemudik dan hasilnya, petugas menemukan 11 penumpang bus yang bandel.
"Ya, di terminal sejak tadi malam sudah kita cek kedatangan di sana. Kita menemukan 11 penumpang tidak mempunyai dokumen kesehatan apapun," katanya kepada wartawan Senin (3/5/2021).
BACA JUGA: Polisi yang Diincar Perempuan Pengirim Sate Beracun Ternyata Penyidik Satreskrim Polresta Jogja
Agus menjelaskan bahwa, saat diperiksa petugas para pemudik itu berasal dari Jakarta. Mereka juga beralasan bahwa hanya transit di Jogja dan akan ke tujuan lain yakni di Jawa Tengah. Sehingga, tak berselang lama para pemudik itu langsung melanjutkan perjalannya kembali.
"Dia hanya turun di sini, terus lanjut ke Klaten, ke Solo, tidak ada yang tujuan Jogja. Nanti malam, kita akan pantau lagi. Kalau ketemu yang tujuannya memang ke sini, ya dia harus melakukan uji kesehatan dulu," ungkapnya.
Selain memantau titik-titik yang biasanya ramai oleh pemudik, petugas juga menyasar pusat perbelanjaan yang berpotensi menimbulkan keramaian. Beberapa hari menjelang Idulfitri sejumlah pasar disinyalir bakal ramai dikunjungi.
"Kita sudah koordinasikan dengan Dinas Perdagangan. Sudah ada petugas di sana. Tapi, seandainya butuh bantuan, Satpol PP sesegera mungkin akan mengirim bantuan personel ke sana," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Program B50 resmi diluncurkan Presiden Prabowo. Indonesia menjadi negara pertama menerapkan biodiesel B50 dan menargetkan hemat devisa Rp170 triliun.
BPBD Bantul telah menyalurkan 110.000 liter air bersih kepada 1.387 warga di lima kalurahan sejak status siaga darurat kekeringan berlaku.
Sebanyak 162 ijazah lulusan SMK Wijaya Kusuma Solo masih tertahan akibat tunggakan SPP Rp336 juta. Sekolah memberi diskon hingga 40 persen.
Presiden Prabowo meluncurkan Program Mandatori B50 yang ditargetkan menghemat devisa hingga Rp170 triliun dan memperkuat ketahanan energi.
Fenomena embun upas kembali muncul di Dieng dengan suhu mencapai minus 6 derajat Celsius, memicu lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah.