Googlebook Mulai Pre-Order 21 September 2026, Ini Fitur dan Vendor Pembuatnya
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Nasib nahas dialami Heri Purwanto, warga Padukuhan Glagah Kidul, Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Sabtu (22/5/2021) pagi.
Pria berusia 39 tahun ini meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di timur Lapangan Padukuhan Kembang Songo, Trimulyo, Jetis.
BACA JUGA: Pemkot Jogja: Permukiman Padat Jadi Penyebab Penyebaran Covid-19
Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah mengatakan korban bersepeda bersama sejumlah rekannya dan baru saja turun dari bukit Mangunan, Dlingo. Korban yang hendak pulang tiba-tiba oleng ke kiri menabrak sebuah pohon waru.
"Korban ditemukan pingsan, dan oleh teman-temannya kemudian dilarikan ke RS Nur Hidayah Balong. Setelah diperksa dokter korban dinyatakan telah meninggal dunia," katanya, Senin (24/5/2021).
Sebelum meninggal dunia, Heri mengeluh sakit pada bagian dada. Kendati begitu, ia tetap melanjutkan perjalanan sampai akhirnya celaka. "Jenazah saat ini telah diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan," ucap Kapolsek Jetis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.
Kebakaran Gunungkidul mencapai 154 kasus hingga September 2026 dengan kerugian Rp2,96 miliar dan dua warga meninggal dunia.