310 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA - Varian baru virus Corona penyebab Covid-19 diduga muncul di DIY. Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada segera melakukan surveilans genom.
Mereka melacak kemungkinan munculnya virus SARS-CoV-2 varian baru tersebut. "Pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) mungkin baru bisa pekan depan untuk DIY," kata Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM Gunadi, Selasa (25/5/2021).
BACA JUGA: 55 Warga di 2 RT di Sleman Positif Covid-19
Pokja Genetik UGM, kata Gunadi, telah mendapatkan laporan dari sejumlah otoritas kesehatan, termasuk Dinkes DIY. Mereka melaporkan temuan kasus Covid-19 yang memenuhi kriteria diprioritaskan pemeriksaan WGS.
Ia menyebut ada enam kriteria yang ditentukan Kemenkes, antara lain kasus penularan Covid-19 terjadi secara cepat, orang terinfeksi meski sudah divaksinasi, penularan pada kelompok tidak rentan seperti anak-anak, orang yang baru mendarat dari luar negeri, munculnya kasus reinfeksi, serta kasus kematian [terkait] Covid-19 dengan komorbid penyakit menular lain seperti HIV.
"Sudah ada kriteria WHO yang diadopsi Kemenkes yang menjadi prioritas untuk di-surveilans genomik guna menangkap kemungkinan DIY ada varian baru," kata dia.
Kendati demikian, menurut dia, saat ini Pokja Genetik UGM masih fokus membantu Balitbangkes Kemenkes melakukan pemeriksaan genomik terhadap sampel tenaga kesehatan di RSUD Cilacap, Jawa Tengah, yang tertular Covid-19 dari ABK Filipina.
Dari 12 sampel yang ditangani Pokja UGM, diperkirakan hasilnya baru muncul sepekan kemudian.
"Kami bantu Balitbangkes karena kalau semua ke Jakarta, kejauhan, oleh Kemenkes dibagi supaya lebih cepat hasilnya," kata dia.
Dengan demikian, Gunadi memastikan hingga saat ini belum terdeteksi virus SARS-CoV-2 varian baru di DIY karena belum ada pemeriksaan genomik.
"Salah satu pejabat di Sleman mengatakan mungkin sudah ada [varian baru] tapi beliau mengatakan belum tahu karena belum dilakukan genome squencing artinya beliau masih berhipotesis karena kan langsung banyak kematian," kata dia.
BACA JUGA: Malaysia Bersiap Hadapi Kondisi Terburuk akibat Covid
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo menduga virus Corona varian baru sudah masuk Sleman. Salah satu indikasinya adalah lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 di Sleman.
Gunadi menyebut dari 1.171 sampel virus Corona hasil WGS yang dikirimkan Indonesia kepada platform data virus influenza internasional (GISAID) hingga 25 Mei 2021, sebanyak 45 sampel mengandung varian baru yang terdiri atas 16 varian Inggris, 27 varian India, dan 2 varian Afrika Selatan.
Ia menegaskan dari 45 sampel itu, tidak ada yang dari DIY. "Belum terdeteksi bukan berarti tidak ada karena belum dilakukan whole genome sequencing," ujar Gunadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
BBWSSO selesaikan uji sampel air sungai di Gunungkidul. Hasilnya kategori cemar ringan namun tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.
Jadwal DAMRI dari YIA Jumat 18 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.