Jaga Ritme di Jeda Internasional, PSS Sleman Gelar Latihan 11 Lawan 11 dengan Wasit
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Rencana pengembangan objek wisata baru oleh investor besar di di Kalurahan Selopamioro, Imogiri, Bantul, menuai banyak tanggapan. Komisi B DPRD Bantul menilai rencana tersebut perlu memberdayakan masyarakat setempat.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis menuturkan harus ada koordinasi terlebih dahulu antara investor dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). "Perlu diadakan koordinasi terlebih dahulu. Baik antara investor dengan OPD terkait maupun dengan warga sekitar," tuturnya Senin (7/6/2021).
BACA JUGA: Gara-Gara Tanaman, Ganti Rugi Jalan Tol Jogja-Solo Sisakan Masalah
Koordinasi dinilai sangat perlu untuk mengkaji apakah fasilitas yang bakal dibangun sesuai dengan regulasi yang ada. Aspek tata ruang menjadi salah satu sisi yang turut dipertimbangkan. Selain itu pelibatan warga atau aspek kemanfaatan bagi warga sekitar pun patut diperhartikan. "Jangan sampai pembangunan tidak bermanfaat bagi warga sekitar," ujarnya.
Pemberdayaan masyarakat menurut Wildan sangat penting. Terlebih di lokasi pembangunan sebelumnya telah dikembangkan obkek wisata yang dikembangkan oleh warga. "
Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menyebutkan Pemkab Bantul telah mendapatkan proposal dari investor tersebut. “Kami tentu akan melakukan kajian kajian, khususnya tentang pemanfaatan ruang yang ada," tuturnya.
BACA JUGA: Investor Wisata Kakap Akan Kembangkan Lahan 1,7 Hektare di Imogiri, Warga Resah
"Kalau memang ruang itu bisa dimanfaatkan, tentunya pemerintah Kabupaten Bantul akan memberikan fasilitas. Akan tetapi tentu kalau tidak sesuai dengan tata ruang kami akan menolak," tegasnya.
Menurut dia, kehadiran investor sangat dibutuhkan dalam rangka untuk pemenuhan tenaga kerja. Selain itu kehadiran investor dinilai ikut membantu pengembangan ekonomi lokal yang ada di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
Menko PMK meminta Menpora menghitung tambahan bonus atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade serta menyiapkan dana pensiun.
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Muse milik Meta menembus 3,4 juta unduhan dan tumbuh lebih cepat dari ChatGPT, Claude, serta Grok pada awal peluncurannya.
Jokowi bertemu Prabowo di Kertanegara pada 6 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung tertutup dan berdekatan dengan putusan MK soal Gibran.