AI Jepang Ini Bisa Temukan Sampah Plastik di Dasar Laut, 3 Kali Lebih Cepat
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Ilustrasi./Freepik
Harianjoga.com, BANTUL - Sebanyak 95 tenaga kesehatan yang ada di Bantul positif Covid-19.
Nakes yang terpapar tersebut, tidak hanya bekerja di fasilitas kesehatan di Bumi Projotamansari, tapi juga di beberapa daerah lainnya.
"Untuk domisili mereka di Bantul. Sementara total ada 95 nakes yang positif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso, Minggu (27/6/2021).
Menurut Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santoso, selama ini nakes memang rentan terpapar Covid-19. Sebab, mereka adalah pihak yang langsung bersinggungan dengan pasien Covid-19.
BACA JUGA: Masuk Zona Merah! Pemkab Sleman Berlakukan Kerja dari Rumah 75%, Rapat Tatap Muka Ditiadakan
"Sementara untuk tingkat keterisian tempat tidur, saat ini sudah diatas 90 persen," lanjut Oki.
Sementara hingga Sabtu (27/6/2021), Dinkes Bantul mencatat ada penambahan 492 kasus positif baru atau total ada 19.444 kasus. Sementara untuk kesembuhan pasien tercatat ada 144 orang, atau total kasus pulih ada 15.070 orang. Sedangkan untuk pasien meninggal ada tambahan 4 orang sehingga total menjadi 454 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Gempa M3,5 mengguncang selatan Bantul, Sabtu (5/9/2026) pagi. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 14 km.
Pakar Turki menilai pipa minyak melalui Suriah sulit menggantikan Selat Hormuz karena biaya tinggi, keamanan, dan minimnya investor.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 5 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Prabowo meminta penertiban kawasan hutan dilakukan tegas, profesional, transparan, dan akuntabel. Hasil penanganan diumumkan September 2026.