Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan saat Matahari tenggelam di pemecah ombak Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penutupan objek wisata menjadi opsi yang diambil oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo. Upaya tersebut dilakukan menyusul peningkatan kasus positif Covid-19 di Kulonprogo dan menjelang penerapan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, mulai Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli 2021.
Kepala Dispar Kulonprogo Joko Mursito mengatakan penutupan destinasi wisata yang ada di Kulonprogo akan dikoordinasikan dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan BPBD Kulonprogo. "Kami akan berkomunikasi dengan Gugus Tugas dan BPBD Kulonprogo," kata Joko, Jumat (2/7/2021).
Upaya penutupan objek wisata yang ada di Bumi Binangun dilakukan menyusul tingginya angka kasus positif Covid-19 harian. Dengan ditutupnya objek wisata diharapkan mampu menekan angka kasus positif Covid-19.
Di sisi lain, penutupan objek wisata diharapkan juga dilakukan oleh kabupaten maupun kota lain yang ada di DIY. Kebijakan serempak diharapkan mampu membuahkan hasil yang signifikan.
"Kebijakan penutupan harus kompak seluruh DIY. Untuk itu, kami mengusulkan kepada Pemkab Kulonprogo dan Pemda DIY, semua objek wisata ditutup selama penerapan PPKM Darurat untuk menekan persebaran Covid-19 di DIY," kata Joko.
Koordinator TPR Pantai Glagah, Agus Subiyanto mengatakan jajarannya bersama pengelola objek wisata di Pantai Glagah hanya bisa pasrah dengan keputusan yang diambil oleh Pemkab Kulonprogo. "Apakah objek wisata dibuka atau ditutup, kami pasrah. Kalau penutupan objek wisata sudah jadi keputusan pemerintah, ya mau apalagi, kami ikut aja," kata Agus.
Upaya penutupan objek wisata yang dicetuskan oleh Pemkab Kulonprogo sudah melalui pertimbangan yang matang, meskipun penutupan berdampak kepada kondisi ekonomi pengelola objek wisata. "Tentunya semua sudah dipertimbangkan baik-baik oleh pemerintah meskipun kami juga menjerit karena ekonomi terganggu," kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.