UGM Minta Rencana Kuliah Gratis Diprioritaskan untuk Warga Kurang Mampu
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Jadwal vaksinasi pedagang di sejumlah pasar telah diterbitkan beberapa waktu lalu. Sayangnya, jadwal pelaksanaan vaksin di beberapa pasar berpotensi akan alami pengunduran.
Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta menyebutkan ada wacana perubahan jadwal vaksinasi yang menyasar pedagang pasar. Sukrisna yang dihubungi pada Jumat (9/7/2021) menerangkan perubahan jadwal dapat berupa pengunduran waktu pelaksanaan maupun penambahan waktu vaksin.
Rencana perubahan jadwal vaksin salah satunya ada pada Pasar Imogiri. Semula dijadwalkan dua hari pada 21 - 22 Juli 2021, rencananya akan diperpanjang menjadi tiga hari. "Rencana ada perubahan, seperti Pasar Imogiri, dua hari menjadi tiga hari," ujarnya.
Selain Pasar Imogiri, vaksinasi Pasar Niten juga rencananya bakal diundur. Dijadwalkan pedagang Pasar Niten bakal divaksin pada 14 Juli 2021. Akan tetapi rencananya pelaksanaan teraebut akal diundur. Kendati demikian Sukrisna tidak memastikan apakah perubahan jadwal bakal jadi dilakukan karena masih sekedar wacana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.