Remaja di Berbah Dibacok Saat Pulang Mancing, Ini Kronologinya
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Foto ilustrasi: Tenaga pikul membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di TPU Cikadut, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). /ANTARA FOTO-Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, BANTUL - Kasus kematian akibat Covid-19 beberapa hari terakhir berada di kisaran angka 10 kasus per harinya. Progresivitas virus dinilai jadi penyebab tingginya angka kematian.
Angka kematian Covid-19 di Bantul per harinya dari 3-8 Juli secara berurutan yakni di angka 12, 10, 10, 11, 15, dan 15 kasus meninggal dunia. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyebutkan tingginya angka kematian disebabkan karena progresivitas penularan virus yang tinggi. "Karena memang progresivitas penularan saat ini lebih tinggi," terangnya pada Jumat (9/7/2021).
BACA JUGA : Di tengah Pandemi Covid-19, Angka Kematian di Bantul
"Progresivitas terkait dengan virusnya sampai sekarang di DIY belum kita ketahui apakah sudah ada varian baru atau tidak. Semua pemeriksaan penelitian ada di UGM dan laboratorium yang ditunjuk Kemenkes," tambah pria yang kerap disapa Oki tersebut.
Progresivitas yang dimaksud Oki merujuk pada tingkat serangan virus Covid-19. Aspek tersebut disebutkan Oki berdampak pada tingkat penyebaran kasus dan meningkatnya risiko kematian. "[Virus] semakin cepat mudah menular dan semakin tinggi keganasannya," tandasnya.
Mengingat progresivitas kasus yang tinggi, Oki menyampaikan sejumlah upaya pencegahan dapat dilakukan. "Pencegahan, mengurangi terjadinya interaksi antar individu (PPKM Darurat). Pemberian obat seawal mungkin bagi yang terkonfirmasi. Pemisahan secepatnya orang terkonfirmasi dari lingkungan keluarga atau keluarga sekitarnya [isolasi selter]," katanya.
baca juga : Covid-19 DIY Bertambah 1.370 & 32 Orang Meninggal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.