SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Muhammad Iqbal memamerkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan, Jumat (23/7/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Peserta BPJS Kesehatan tak perlu khawatir soal pelayanan kesehatan. Meski tinggal di luar wilayah domisili, mereka tetap bisa memperoleh pelayanan secara maksimal.
Muhammad Iqbal, 22, karyawan swasta yang kini tinggal di Jalan Wates, Km. 4,5 Gamping, Sleman, mengaku sampai saat ini masih tercatat sebagai penduduk Pemalang, Jawa Tengah. Kepesertaan BPJS Kesehatan pun masih berstatus di lokasi tersebut.
"Saya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan di Pemalang. Kalau ada kebutuhan untuk berobat, saya memanfaatkan layanan mobile JKN [Jaminan Kesehatan Nasional]," kata Iqbal kepada Harian Jogja, Jumat (23/7/2021).
Ia memahami manfaat mobile JKN tersebut. Selain untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan, ia memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mengetahui pelayanan BPJS Kesehatan. "Misalnya untuk tetap mendapatkan pelayanan saat di luar kota, apa yang harus dilakukan. Sampai saat ini saya belum pernah berobat ke fasilitas kesehatan. Alhamdulillah tetap sehat," katanya.
Jika suatu saat ia menetap lama di Sleman, maka Iqbal akan memroses kepindahan feskes melalui aplikasi Mobile JKN. Baginya, keberadaan Mobile JKN sangat membantu peserta dalam berbagai hal terkait BPJS Kesehatan.
"Pindah faskes bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Mobile JKN. Syaratnya kepesertaan minimal tiga bulan dan peserta tidak memiliki tunggakan," katanya.
Dengan memanfaatkan layanan ini, Iqbal mengaku tidak waswas dengan pandemi Covid-19. Sebab, pelayanan tidak menimbulkan kontak fisik seperti layanan offline di kantor. "Tidak perlu repot-repot ke Kantor Layanan BPJS Kesehatan. Semua fitur di Mobile JKN ada untuk kebutuhan peserta," katanya.
Ditanya layanan apa yang perlu ditingkatkan oleh BPJS Kesehatan, Iqbal mengatakan sesuai yang keluarga rasakan layanan BPJS Kesehatan sudah baik. Sebab menjadi peserta BPJS Kesehatan selain wajib, juga memberi kemudahan bagi peserta terkait akses kesehatan.
Dia berharap masyarakat yang belum terdaftar program JKN untuk segera mendaftar. Alasannya, selain pengurusannya mudah, pelayanan juga tidak mengecewakan. "Manfaatkan juga layanan Mobile JKN saat pandemi Covid-19 agar tetap aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya
PKH tahap 4 2026 segera memasuki periode Oktober-Desember. Simak cara daftar lewat Perlinsos Digital, syarat, nominal, dan cara cek status.