Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi dan TPPU
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X menyatakan tengah berfokus menggencarkan vaksinasi serta mengoptimalkan pemanfaatan selter isolasi untuk mengendalikan penularan COVID-19 di wilayahnya.
"Kami konsentrasi di situ, perbanyak vaksinasi, isoman [isolasi mandiri] kami minta pindahkan ke tempat isolasi [selter] yang kami sediakan dengan fasilitas yang ada," kata Sultan HB X di sela meninjau vaksinasi di Kagungan Dalem Bangsal Sasono Hinggil Alun-Alun Selatan Keraton Yogyakarta, Selasa (27/7/2021).
Vaksinasi yang digelar Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia (GKR Indonesia) bersama Korem 072/Pamungkas itu berlangsung pada 27, 29, 30, 31 Juli dan 1 Agustus 2021.
Sultan menuturkan vaksinasi merupakan salah satu upaya paling strategis untuk mengurangi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19.
BACA JUGA: 17 Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 di Bantul Meninggal Dunia
"Dari hasil studi dari DKI itu yang tidak vaksinasi pertama, vaksinasi kedua, dan positif akan sangat berbeda. Jadi salah satu cara untuk mengurangi mereka yang positif, ya, vaksinasi menjadi sesuatu yang penting," ujar Raja Keraton Yogyakarta ini.
Selain menggencarkan program vaksinasi, menurut Sultan, upaya prioritas berikutnya adalah mendorong warganya yang terpapar COVID-19 untuk menjalani isolasi di selter yang telah difasilitasi pemerintah daerah.
Warga yang memilih isolasi mandiri di rumah bakal dipindahkan ke selter secara terpusat dengan harapan kondisi kesehatan mereka lebih terkontrol.
Menurut Sultan, tidak sedikit warga yang saat dirujuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi kurang menguntungkan karena saat isolasi di rumah mereka tidak bisa memperkirakan kondisi kesehatan secara sendiri.
"Mereka yang positif dan isolasi mandiri harus pindah ke selter yang terpusat yang sudah kita sediakan. Isolasi mandiri itu tidak ada yang mengontrol," ujar dia.
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar GKR Indonesia selama lima hari tersebut diharapkan mampu menjangkau 5.000 orang peserta. Setelah dari Sasono Hinggil Keraton Yogyakarta, vaksinasi GKR Indonesia berikutnya rencana bakal digelar secara bertahap di Kapanewon dan Kalurahan se-DIY mulai Agustus 2021.
Sementara itu, Permaisuri Sultan HB X, GKR Hemas meyakini dengan terus bertambahnya persentase warga yang divaksinasi akan segera menciptakan kekebalan komunal (herd immunity) sehingga penyebarluasan COVID-19 dapat dicegah dan tertanggulangi secara alamiah.
Karena itu, ia mengajak seluruh komponen bangsa yang memiliki potensi menggelar vaksinasi dapat ikut membantu upaya pemerintah melindungi segenap warga masyarakat.
"Saatnya rasa cinta tanah air dan bela negara diwujudkan dalam semangat gotong royong memasifkan program vaksinasi bagi masyarakat luas," kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
Pemancing Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan MeninggalPemancing Asal Ponorogo Ditemukan Tewas di Sungai Wilangan
Dua penumpang KM Nurul Salsa ditemukan selamat di Pulau Balaloho. Total korban selamat menjadi 59 orang, sementara 18 lainnya masih dalam pencarian.
KAI memastikan seluruh perjalanan kereta di Daop 2 Bandung tetap aman usai gempa M4,9 Sukabumi. KA Siliwangi sempat terlambat 19 menit.
Gerindra membantah pernyataan Hotman Paris yang mengaitkan Presiden Prabowo dengan kasus Febrie Adriansyah dan menegaskan tak ada intervensi hukum.
PMI Gunungkidul menargetkan donasi Rp600 juta dalam Bulan Dana PMI 2026 untuk mendukung donor darah, kebencanaan, dan berbagai aksi sosial.