Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Tanpa Kirab Prajurit
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN-Kekerasan jalanan yang melibatkan remaja kembali terjadi di Sleman. Korbannya seorang pelajar yang mengalami luka di bagian pipi akibat sabetan parang. Polisi telah berhasil mengamankan pelaku yang juga merupakan pelajar 16 tahun.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Noor Dwi Cahyanto, menjelaskan korban yakni FYP, laki-laki 15 tahun warga Umbulharjo, Kota Jogja. Sementara pelaku adalah ACP, laki-laki 16 tahun warga Tegalrejo, Kota Jogja. “Kejadian di Kutu Asem, Sinduadi, Mlati, di Selokan Mataram, pada Minggu [25/7/2021] pukul 02.00 WIB,” ujarnya, Jumat (30/7).
Kejadian berawal ketika korban bersama sejumlah temannya berkumpul untuk bakar-bakaran di rumah salah satu temannya, di Danurejan, Kota Jogja, pada Sabtu (24/7) malam. Lalu korban bersama teman-temannya beralih ke rumah teman yang lain karena diajak untuk membantu mencari pelaku pembacokan temannya tersebut.
BACA JUGA: Indonesia Kembali Terima 1,5 Juta Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong
Kemudian rombongan yang berjumlah lima orang ini bermaksud menambah teman lagi dengan mendatangi teman yang lain lagi di warmindo daerah Gondokusuman, Kota Jogja, sebanyak delapan orang, yang salah satunya adalah ACP.
Setelah bertemu, rombongan 13 remaja ini pun keliling bersama-bersama menggunakan motor, dengan rute Jalan Monjali belok, arah selokan Mataram ke barat, lalu sesampai di sebuah Pom mini di Kutu Asem, Sinduadi, rombongan berpencar.
Saat berpencar itu lah, korban bertemu dengan pelaku yang sebenarnya merupakan satu rombongan, tapi tiba-tiba pelaku turun dari motor dan menyabetkan sebilah parang ke arah korban dan mengenai bagian pipinya. “Korban lalu lari ke arah Jombor, kemudian menuju rumah sakit Siloam untuk berobat,” katanya.
Polisi berhasil menangkap ACP pada Minggu (25/7/2021) pukul 17.00 WIB di tempat tinggalnya. Parang sepanjang 60 cm diamankan sebagai barang bukti. Meski demikian perkara ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.