Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diklaim membawa dampak positif dalam penanganan Covid-19 di Sleman. Adapun saat ini Pemkab Sleman menyebut sebanyak 40% warga wilayah ini sudah divaksin Covid-19.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan Setelah melalui kebijakan PPKM sejauh ini, penularan Covid-19 di Sleman dinilai mulai menurun meskipun belum terlalu signifikan. Pada pertengahan Bulan Agustus penambahan kasus mulai di bawah 500 kasus per hari. Sementara di Bulan Juli kasus penambahahan selalu diatas 500 kasus per hari.
Kemudian, Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit berada pada angka 65%-70% dari sebelumnya pernah mencapai 95%-100% persen. Selain itu capaian vaksinasi di Sleman juga telah mencapai 40%.
Prosentase tersebut sudah mencangkup tenaga medis, tenaga kesehatan (nakes), petugas pelayanan publik, dan para lanjut usia (lansia). Target peserta vaksin juga sudah diperluas menyasar pelajar usia 12-17 tahun, pra lansia dan lansia.
BACA JUGA: Jubir Menteri Luhut: Data Kematian Covid-19 Bukan Dihapus, Tapi Tak Dipakai Sementara
Kustini juga berharap dengan tingginya animo masyarakat untuk vaksin dan sejumlah perubahan positif lainnya, bisa menjadi poin pertimbangan PPKM Level 4 di Sleman tidak kembali diperpanjang setelah 16 Agustus.
"Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk vaksin ini jadi poin penting [untuk pertimbangan]. Artinya mereka sadar agar dapat mengakhiri pandemi dan bisa kembali beraktifitas normal dengan vaksin dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata dia, Rabu (11/8/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.