Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Ibu hamil yang akan menerima suntikan vaksin menerima pengarahan di Puskesmas Bambanglipuro, Bantul, Jumat (13/8/2021)./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul resmi memulai vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil, Jumat (13/8/2021), di Puskesmas Bambanglipuro.
Diharapkan dengan mulai disuntikkannya vaksin Sinovac kepada ibu hamil, maka tingkat kematian dan paparan Covid-19 untuk ibu hamil dan bayi akan semakin berkurang.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro Tarsisius Glory mengatakan, vaksinasi untuk ibu hamil dilakukan setelah ia mendapatkan Surat Edaran dari Kementrian Kesehatan. Selain itu ada rekomendasi dari sejumlah pihak jika vaksin untuk ibu hamil aman.
"Selain itu, ibu hamil ini kan punya risiko paling besar terpapar Covid-19. Dengan vaksinasi ini diharapkan mampu melindungi ibu dan sang bayi," katanya, Jumat (13/8/2021).
Mengenai ibu hamil yang bisa divaksin, Glory menyatakan harus memiliki usia kehamilan 11 sampai 33 minggu, belum pernah terpapar Covid-19. Namun, jika pernah terpapar Covid-19 harus sudah 3 bulan dari saat ibu hamil itu sudah dinyatakan negatif Covid-19. Ibu hamil yang divaksin juga harus sehat, bukan kontak erat dan tidak menjalani isolasi mandiri.
Baca juga: Tak Bawa Kartu Vaksin, Ribuan Calon Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat
"Dan di Bambanglipuro ini ada sekitar 300an ibu hamil, tapi yang masuk kriteria sekitar 130 ibu hamil. Nanti kami screening lagi saat akan divaksin," lanjut Glory.
Sementara dari hasil screening dari target sebanyak 70 ibu hamil yang divaksin, Jumat (13/8/2021), Glory menyatakan ada 30 ibu hamil yang sudah divaksin. "Sisanya akan kami lanjutkan besok. Karena kami memang vaksinasi kami gelar hari ini dan besok," jelas Glory.
Meski demikian, Glory memastikan vaksinasi ibu hamil akan tetap dilakukan saat memeriksakan kehamilan di puskesmas. Karena akan ada penjaringan terhadap ibu hamil yang belum divaksin.
"Untuk yang telah menerima dosis pertama hari ini, maka dosis kedua akan diberikan empat pekan lagi, karena kami pakai vaksin Sinovac," ucap Glory.
Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bantul Karjiyem mengatakan ada sebanyak 15.000 ibu hamil di Bantul. Dari jumlah tersebut, akan dilakukan vaksinasi secara bertahap.
"Untuk tahap pertama, bulan ini sekitar 6.000 ibu hamil yang akan kami vaksin bulan ini," ucap Karjiyem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.