Kiper Palestina Tewas di Gaza, Istri Hamil Anak Pertama
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar meninggal dunia di Gaza. Ia meninggalkan istri yang tengah mengandung anak pertama dan memicu duka dunia sepak bola.
Ibu hamil yang akan menerima suntikan vaksin menerima pengarahan di Puskesmas Bambanglipuro, Bantul, Jumat (13/8/2021)./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul resmi memulai vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil, Jumat (13/8/2021), di Puskesmas Bambanglipuro.
Diharapkan dengan mulai disuntikkannya vaksin Sinovac kepada ibu hamil, maka tingkat kematian dan paparan Covid-19 untuk ibu hamil dan bayi akan semakin berkurang.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro Tarsisius Glory mengatakan, vaksinasi untuk ibu hamil dilakukan setelah ia mendapatkan Surat Edaran dari Kementrian Kesehatan. Selain itu ada rekomendasi dari sejumlah pihak jika vaksin untuk ibu hamil aman.
"Selain itu, ibu hamil ini kan punya risiko paling besar terpapar Covid-19. Dengan vaksinasi ini diharapkan mampu melindungi ibu dan sang bayi," katanya, Jumat (13/8/2021).
Mengenai ibu hamil yang bisa divaksin, Glory menyatakan harus memiliki usia kehamilan 11 sampai 33 minggu, belum pernah terpapar Covid-19. Namun, jika pernah terpapar Covid-19 harus sudah 3 bulan dari saat ibu hamil itu sudah dinyatakan negatif Covid-19. Ibu hamil yang divaksin juga harus sehat, bukan kontak erat dan tidak menjalani isolasi mandiri.
Baca juga: Tak Bawa Kartu Vaksin, Ribuan Calon Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat
"Dan di Bambanglipuro ini ada sekitar 300an ibu hamil, tapi yang masuk kriteria sekitar 130 ibu hamil. Nanti kami screening lagi saat akan divaksin," lanjut Glory.
Sementara dari hasil screening dari target sebanyak 70 ibu hamil yang divaksin, Jumat (13/8/2021), Glory menyatakan ada 30 ibu hamil yang sudah divaksin. "Sisanya akan kami lanjutkan besok. Karena kami memang vaksinasi kami gelar hari ini dan besok," jelas Glory.
Meski demikian, Glory memastikan vaksinasi ibu hamil akan tetap dilakukan saat memeriksakan kehamilan di puskesmas. Karena akan ada penjaringan terhadap ibu hamil yang belum divaksin.
"Untuk yang telah menerima dosis pertama hari ini, maka dosis kedua akan diberikan empat pekan lagi, karena kami pakai vaksin Sinovac," ucap Glory.
Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bantul Karjiyem mengatakan ada sebanyak 15.000 ibu hamil di Bantul. Dari jumlah tersebut, akan dilakukan vaksinasi secara bertahap.
"Untuk tahap pertama, bulan ini sekitar 6.000 ibu hamil yang akan kami vaksin bulan ini," ucap Karjiyem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar meninggal dunia di Gaza. Ia meninggalkan istri yang tengah mengandung anak pertama dan memicu duka dunia sepak bola.
Iran memperingatkan AS dan Israel agar tak memicu konflik jelang pemakaman Khamenei. Militer siap merespons setiap ancaman.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Sebanyak 30.000 manajer KopDes Merah Putih mulai bertugas awal Agustus 2026 setelah pelatihan dan sertifikasi profesi.
Daftar ulang SPMB Bantul jalur domisili mulai 2–3 Juli 2026, kuota hampir terisi. Proses berjalan lancar meski ada kendala teknis kecil.
Koperasi akan masuk seluruh rantai bisnis sawit, dari kebun hingga minyak goreng. Proyek percontohan dimulai Agustus 2026.