7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Ilustrasi.
Harianjogja.com, JOGJA - DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku dengan memberikan peringatan kepada pelaku usaha hotel yang melanggar aturan, meskipun mereka mengalami dampak yang cukup berat selama penerapan PPKM.
“Sekarang ada aturan baru yaitu kewajiban bagi tamu hotel untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi selain surat bebas Covid-19 dari hasil PCR atau rapid test antigen,” kata Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Kamis (19/8/2021).
Namun demikian, lanjut Deddy, ada beberapa pelaku usaha anggota PHRI DIY yang kedapatan melanggar aturan tersebut yaitu mengizinkan tamu untuk menginap tanpa mengecek kelengkapan syarat yang dibutuhkan.
“Biasanya hanya di cek hasil rapid antigen saja dan langsung diizinkan untuk menginap tanpa diminta untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi,” katanya.
Deddy menyebut, pelanggaran terjadi karena aturan baru saja diterbitkan dan belum banyak disosialisasikan kepada pelaku usaha jasa akomodasi sehingga banyak yang belum mengetahui dan memahaminya.
BACA JUGA: Lesti Kejora-Rizky Billar Resmi Jadi Suami Istri
“Kami kemudian menurunkan Satgas Covid-19 PHRI untuk mengecek dan memberikan surat peringatan (SP) 1 kepada pelaku usaha. Ini masih tergolong pelanggaran ringan,” katanya.
Jumlah pelaku usaha perhotelan yang menerima SP 1 karena melanggar aturan tersebut tidak banyak. “Kurang dari 10 pelaku usaha anggota PHRI DIY,” katanya.
Setelah menerima SP 1, pelaku usaha diminta untuk memperbaiki mekanisme penerimaan tamu agar sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.
“Sudah kami cek kembali dan semuanya mematuhi aturan yang berlaku,” katanya yang tidak segan-segan akan mencabut sertifikasi CHSE apabila pelaku usaha tetap melanggar aturan.
Menurut dia, pandemi Covid-19 memberikan banyak pelajaran kepada pelaku usaha jasa akomodasi terutama dalam menerima dan melayani tamu yang datang menginap.
“Dalam menerima dan melayani tamu harus dilakukan dengan protokol kesehatan ketat dan disiplin. Tujuannya adalah melindungi properti, karyawan dan tamu yang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.