PCA Ngampilan Gelar Milad Aisyiyah ke-109, Ini Dakwah Kemanusiaannya
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Proyek PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM)-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) adalah Badan Usaha Pengelola Jalan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogo, dimana ruas tol ini merupakan Proyek Strategis Nasional berdasarkan Perpres No 109 tahun 2020.
Sebagai Proyek Strategis Nasional, maka pengadaan lahan proyek jalan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulon Progo dilaksanakan oleh pemerintah yang sumber pembiayaannya melalui APBN.
Walaupun saat ini kita masih berada pada masa pandemi Covid 19 dan penerapan PPKM, secara umum pelaksanaan kegiatan pengadaan lahan untuk proyek jalan tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulon Progo dapat terlaksana dengan baik, lancar dan telah mencapai progress 26,2%.
Dana sebesar 1,7 triliun rupiah telah digelontorkan oleh pemerintah untuk pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kepada masyarakat terdampak yang tersebar di 4 (empat) Kabupaten yaitu Karanganyar, Boyolali, Klaten dan Sleman.
Dalam keterangannya, Direktur Utama JMM Adrian Priohutomo menjelaskan bahwa kesuksesan kegiatan pengadaan/ pembebasan lahan dapat terwujud karena adanya dukungan penuh pemerintah serta terjalinnya kolaborasi dan sinergi antara tim pembebasan lahan JMM dengan Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah (Direktorat Jenderal Bina Marga – Kementerian PUPR), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) serta Pemerintah Daerah.
Selain itu, peran serta dan partisipasi masyarakat/ warga terdampak dalam menyiapkan dan memenuhi kelengkapan berkas – berkas yang diperlukan untuk proses pelepasan haknya juga sangat berperan penting dalam percepatan proses pengadaan lahan untuk proyek jalan tol ini. Di sisi lain, masyarakat pun merasa senang karena kompensasi yang diterima sangat menarik sehingga dapat menaikkan taraf hidup/ standar ekonominya.
“Kami menghaturkan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada seluruh masyarakat/ warga terdampak yang dengan ikhlas telah bersedia melepaskan hak atas tanahnya untuk pembangunan jalan tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulonprogo”, papar Adrian.
Guna percepatan pelaksanaan pekerjaan, penyedia jasa untuk seksi 1 dibagi menjadi 2 sub seksi yaitu seksi 1.1 ruas Kartasura – Klaten dan seksi 1.2 ruas Klaten – Purwomartani.
Penyedia jasa untuk masing-masing sub seksi tersebut adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk seksi 1.1 dan PT Dayamulia Turangga untuk seksi 1.2. Hingga saat ini progress pekerjaan untuk seksi 1 telah mencapai 3,6 %.
Pada seksi 1 ini terdapat Jembatan Ngasem sebagai titik awal dari ruas Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulon Progo sekaligus merupakan penghubung tol kita dengan Tol Trans Jawa (Tol Semarang-Solo).
Saat ini di Jembatan Ngasem sedang dilakukan pengecoran tiang penyangga (pilar). Produksi gelagar jembatan juga sedang kita kerjakan di plant precast. Ditargetkan awal oktober sudah dapat dilaksanakan pemasangan gelagar/girder, dilanjut pengecoran lantainya.
Untuk kenyamanan pengguna jalan tol dan meningkatkan pengembangan kawasan disekitar jalan tol, JMM akan membangun Rest Area / Tempat Istirahat dan Pelayanan yang berlokasi di desa Manjungan – Klaten (sta 19+300 A) dan desa Demak Ijo – Klaten (sta 25+200 B).
Untuk mendukung percepatan dan kelancaran rencana tersebut telah dilakukan koordinasi yang intensif dengan Instansi terkait serta Pemerintah Daerah setempat.
Salah satunya adalah pertemuan pada 2 September 2021 yang lalu bertempat di Kantor Bupati Klaten terkait rencana Teknik Akhir pekerjaan tersebut yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Klaten, serta jajarannya.
Agar proyek ini bisa dikelola dengan baik kita terapkan teknologi “Building Information Modeling” (BIM), yang pada hari ini 11 September 2021 kita deklarasikan BIM Go Live. Teknologi BIM ini akan sangat mempermudah segala aspek kegiatan proyek, mulai dari perencanaan, pelaksanaan termasuk kegiatan operasional dan pemeliharaan nantinya.
Penerapan BIM ini merupakan teknologi yang diwajibkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga – Kementerian PUPR dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kepada BUJT dan juga penyedia jasa lain. Ini akan memudahkan monitoring pelaksanaan pekerjaan, sehingga informasi akan lebih cepat diterima dalam rangka pengambilan keputusan, akurat dan ramah lingkungan (paperless). Selain itu penggunaan BIM 360 pada proyek ini bertujuan untuk penyimpanan data yang terintegrasi serta sebagai alat komunikasi dan koordinasi seluruh stakeholders.
Kedepannya akan digunakan sebagai basis data dalam kegiatan operasional dan pemeliharan ruas jalan tol yang dikelola PT JMM secara menyeluruh. Hal inilah yang terus dikembangkan oleh tim Teknik JMM.
Dalam menapaki usianya yang baru 1 tahun, JMM terus bertekat untuk melakukan sinergi dan tumbuh bersama baik secara internal maupun dengan seluruh stakeholder yang ada. Bersinergi untuk sukses bersama. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat