7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Ilustrasi/Antara-Fransisco Carolio
Harianjogja.com, BANTUL—Kasus kematian Covid-19 terus turun di Kabupaten Bantul.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto menuturkan kabupaten ini berangsur-angsur mengalami tren penurunan angka kematian Covid-19. Pada dua pekan lalu angka akumulatif kematian masih cukup tinggi. "Ada 27-29 jumlah kematian akumulatif selama sepekan," ujarnya, Senin (20/9).
BACA JUGA: Tengkorak & Kerangka Seperti dalam Posisi Ritual Tapa Pendem Ditemukan di Pantai Parangkusumo
Namun pekan lalu angka kematian makin melandai. Menurut Dwi, angka kematian menjadi salah satu aspek penentuan level PPKM. Bila angka kematian di bawah 20, ada kemungkinan Bantul dapat mengalami penurunan level PPKM.
"Berdasarkan data pekan lalu sudah di bawah 20. Pokoknya kalau masih di atas dua koma sekian itu tinggi, tapi kalau sudah satu koma sekian insyaallah sudah turun level," ujarnya.
Kendati tengah turun, Dwi meminta seluruh masyarakat baik yang sudah divaksinasi atau belum untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sepeti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak. "Semuanya harus taat protokol kesehatan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.