Jadwal KRL Solo-Jogja 17 Juni 2026
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Ilustrasi tengkorak/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (21/9/2021) gempar dengan penemuan tengkorak dan kerangka manusia di Pantai Parangkusumo.
Saat ini, tengkorak dan kerangka manusia tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
BACA JUGA: RSPS Bantul Mulai Alihkan Tempat Tidur Covid-19 untuk Pasien Umum
Kapolsek Kretek Kompol S. Parmin mengatakan tengkorak dan kerangka manusia tersebut kali pertama ditemukan oleh salah satu warga yang hendak mencari rumput pada pukul 07.00 WIB. Saat itu warga menemukan tengkorak tergeletak di atas pasir Pantai Parangkusumo.
"Kami langsung mendatangi lokasi begitu mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan tersebut," kata Parmin, Selasa (21/9/2021).
Tengkorak berada di atas pasir, sedangkan kerangka manusia tertimbun dalam pasir, dalam posisi seperti orang menjalani ritual tapa pendem.
"Kami masih lakukan pendalaman soal jenis kelaminnya. Kami juga tidak mendapati identitas dari korban," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
ESDM memastikan rencana impor minyak Rusia masih berproses untuk memperkuat cadangan energi nasional dan menjaga ketahanan energi Indonesia.
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Disnakertrans DIY menyebut pekerja migran perempuan paling rentan menjadi korban TPPO. Banyak kasus berhasil terungkap saat keberangkatan di Bandara YIA.
Dukcapil Gunungkidul menggelar One Day Service di Logandeng, Playen, untuk memudahkan warga mengurus dokumen kependudukan dalam sehari.
BNPB memastikan gempa M 6,7 di Palu tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diminta mengabaikan hoaks dan hanya mengikuti informasi resmi.