Hainan Larang Mobil Bensin 2030, Jadi Percontohan Kendaraan Listrik
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul akhirnya angkat bicara terkait pernyataan dari Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie yang mengatakan capain vaksinasi di Bantul masih rendah yakni 54,9 persen untuk dosis pertama dan 23,9 persen untuk dosis kedua.
Dinkes Bantul menyatakan Bantul bukanlah pilot projek vaksinasi di DIY seperti Kota Jogja dan Sleman. "Karena Kota Jogja dan Sleman kan ditunjuk sebagai daerah penyangga sehingga kick off vaksinasi lebih dahulu dibandingkan Bantul. Apalagi, pasokan vaksin di Kota Jogja dan Sleman juga lebih banyak dibandingkan Bantul," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, Rabu (22/9/2021).
Selain itu Abed menilai jika belum tentu warga yang divaksin oleh Dinkes Kota Jogja sesuai dengan Nomor Induk Penduduk (NIK) Kota Jogja.
"Karena capaian 177 persen itu pasti banyak. Bisa saja NIK yang telah divaksin merupakan warga luar Kota Jogja," jelasnya.
Baca juga: Capaian Masih Rendah, Bantul dan Gunungkidul Diminta Percepat Vaksinasi
Menurut Abed, saat ini capaian vaksinasi di Bantul telah mencapai 62,77 persen atau 481.482 sasaran untuk dosis pertama. Sedangkan untuk suntikan dosis ke dua mencapai 32,22 persen atau 247.120 sasaran atau orang.
Saat ini, ia juga terus mempercepat vaksinasi untuk mengejar target 100 persen warga tervaksin. "Kami masih mengejar. Harapan bulan depan sudah tervaksin semua," harap Abed.
Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Enggar Surya Jatmiko mengatakan percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh Pemkab Bantul. Salah satunya dengan mengalihkan tenaga kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi.
"Dengan langkah ini kami berharap agar target vaksinasi segera tercapai," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Kejagung menegaskan status Febrie Adriansyah tetap tersangka meski menerbitkan tiga sprindik baru terkait dugaan korupsi dan TPPU.
Menkop Ferry Juliantoro merespons isu pengadaan kipas angin Kopdes Merah Putih senilai Rp1,8 triliun dalam rapat bersama Komisi VI DPR.