Dugaan Kekerasan Seksual, ISI Jogja Nonaktifkan Seorang Dosen
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Warga melihat lokasi talut longsor di sisi timur Sungai Winongo, Kelurahan Pringgokusuman, Kamis (12/3/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memastikan kondisi dua talut yang sempat ambrol beberapa waktu lalu kini telah diperbaiki. Memasuki musim pancaroba dan awal musim penghujan, BPBD mengklaim persiapan menghadapi potensi bencana telah disiagakan terutama di titik-titik rawan bencana.
Kabid Kedaruratan Logistik dan Rehabilitasi Konstruksi BPBD Kota Jogja, Budi Purwono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak dan DPUPK Kota Jogja dalam menanggulangi kerusakan dua talut tersebut. Dua talut yang sempat ambrol itu berada di kawasan Sungai Gajahwong, Giwangan.
"Selama ini biasanya kalau ada kejadian dan rusak langsung ditangani, awal tahun ini ada dua titik di Gajahwong dan sudah terkondisi dengan koordinasi PU. Talut giwangan kemarin runtuh di pinggir jalan sudah terkondisi," kata Budi, Kamis (23/9/2021).
Baca juga: WHO Sebut 7 Juta Orang Meninggal per Tahun Akibat Polusi Udara
Dia menjelaskan, potensi luapan air sungai di sejumlah titik di area Kota Jogja memang perlu diwaspadai di masa pancaroba dan masuknya musim penghujan nanti. Pengalaman pihaknya, luapan air dengan debit yang meningkat berpotensi menggerus tanah di pinggiran sungai hingga berpotensi rawan terhadap perkampungan penduduk.
"Musim hujan biasanya tren titik rawan itu menyebar, tapi pengalaman kemarin biasanya pohon, bantaran sungai kalau intensitas air tinggi di beberapa titik bantaran sungai ada sedikit masalah terkait luapan air, tapi kalau awal ini biasanya pohon tumbang," ujarnya.
Selain itu, ada beberapa potensi bencana pula yang mengancam jika musim penghujan masuk di antaranya berupa angin kencang, pohon tumbang, banjir, tanah longsor dan lainnya. Untuk itu, kesiapan personel disebut bakal dioptimalkan beberapa hari ke depan untuk melakukan antisipasi terhadap kejadian bencana.
"Melihat perkembangan cuaca terakhir kita siagakan teman-teman TRC, kondisi Covid-19 kan sekarang cukup landai sehingga bisa lebih fokus pada antisipasi bencana nanti. Mungkin di awal bulan depan akan kita siapkan pelatihan internal agenda itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ISI Jogja menonaktifkan seorang dosen usai Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan laporan dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.