Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Meski Pemerintah Pusat sudah mengizinkan konser musik, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meminta penyelenggara acara atau event organizer (EO) untuk tetap disiplin dalam beberapa hal.
Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi menjadi syarat utama penyelenggaraan konser.
“Bagaimana EO mewajibkan masker, menyediakan wastafel yang cukup, menjaga jarak. Nonton konser pasti kemruyuk (berdesakan), bagaimana kerumunan dijaga, mobilisasi seperti apa, harus selalu berdampingan antara konser daring dan luring,” kata Haryadi di Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (28/9/2022).
Haryadi mengakui konser secara daring tidak begitu enak, namun di masa seperti ini, konser berformat campuran daring dan luring masih diperlukan. Namun, apabila ribuan orang berkerumun, dia belum begitu yakin prokes bisa terlaksana dengan baik.
Apabila hendak menyelenggarakan konser, EO perlu menyediakan fasilitas swab antigen dan mewajibkan pengunjung sudah disuntik vaksin.
“Kasihan yang di dalam kalau belum vaksinasi,” kata Haryadi. “Saya minta pengertian kepada semua EO. Ini untuk antisipasi kami terhadap potensi kenaikan kasus pada euforia penurunan level [PPKM dari 4 menuju 3].”
Menurut Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan banyak orang harus mengantongi izin. Selain itu, perlu ada rekomendasi dari Satuan Tugas Covid-19 di tingkat kelurahan, kemantren, kota, hingga provinsi.
"Kami masih batasi jumlah penonton terkait kapasitas. Jadi tidak selalu 50 persen. Saya kira izin tetap harus disampaikan kepada satgas baik yang ada di provinsi, kota atau kabupaten, kementren, dan kelurahan," kata Aji.
Dalam proses perizinan, satgas akan melakukan penilaian terkait kelayakan penerapan prokes yang dilakukan oleh pihak penyelenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat